05-01-2011, 11:10 AM
ni berita terbaru dari lokasi :
Quote:Polisi Panggil 7 Saksi Laka KA Gajayana
Malang (beritajatim.com) – Gerbong KA Gajayana yang aneh bin ajaib, jalan mundur sendiri tanpa logomotif di area area Stasiun Kota Lama Malang, Kota Malang, yang mengakibatkan satu nyawa hilang dan menabrak 3 rumah, terus dilakukan penyelidikan apa penyebabnya.
Pasalnya, sejak Selasa (4/1/2011) hingga Rabu (5/1/2011) pagi terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari berbagai pihak. Hingga kini, pihak Polresta Malang sudah memanggil 7 saksi polisi, yang terdiri dari pihak KA Stasiun Kota lama dan Kota Baru Malang sebanyak 5 orang dan dari unsur masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut sebanyak 2 orang.
Kapolresta Malang AKBP Agus Salim, saat ditemui beritajatim.com, Rabu (5/1/2011) pagi di Mapolresta Malang. â€ÂSaya sudah memanggil 7 saksi untuk dimintai keterangan. Baik dari pihak KA mapun dari warga sekitar yang tahu kejadian tersebut,†jelasnya.
Agus Salim mengatakan, selain saksi tersebut Mapolresta Malang juga akan meminta keterangan saksi Ahli yang banyak tahu soal KA. â€ÂHari ini, kami juga akan memanggil pihak KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi) dari Jakarta,†katanya.
Ditanya apa kecelakaan tersebut termasuk kelalaian pihak KA dalam hal ini pihak stasiun Kota Lama dan juga Stasiun Kota Baru Malang? Agus Salim mengatakan, bisa juga masuk dalam kasus kelalaian pihak KA. â€ÂKarena gerbong itu tanpa lokomotif. Dan sudah kondisi berhenti. Anek kalau bisa jalan sendiri,†tegasnya.
Yang jelas aku Agus Salim, pihaknya terus akan menyelusuri akibat kecelakaan tersebut. â€ÂKalau sudah selesai semua penyelidikan, saksi ahli didatangkan, dan saksi-saksi lainnya dimintai keterangan, akan jelas. Hal itu bisa masuk kelalaian pihak KA,†katanya.
Kalau sudah masuk kategori kelalaian tambahnya, dari pihak KA yang bersangkutan bisa jadi tersangkan. â€ÂKalau ditemukan hal itu sebuah kelalaian pihak KA sendiri,†katanya.
Sementara itu ditempat berbeda, Sri Winarto, Kahumas DAOPS 8 Surabaya kepada wartawan mengatakan, hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan akibat kecelakaan tersebut. â€ÂMasih kami selidiki mas,†katanya singkat.
Seperti diberitakan sebelumnya, gerbong KA Gajayana itu menabrak 3 rumah dan mengakibatkan 1 orang tewas pada pukul 13.15 WIB, Selasa (4/1/2011).
Ketiga rumah tersebut berada Jl Cipto Mulyo RT 11 RW 3 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun Kota Malang. Adapun tiga rumah yang ditabrak mundur gerbong KA itu adalah milik Nisno (40). Rumah milik Nisno itu mengalami rusak parah, ratah dengan tanah.
Saat kejadian, rumah Nisno dihuni oleh ke lima anaknya. Salah satunya adalah Muhammad Rosyid. Ia yang tewas akibat rumah bapaknya itu rata dengan tanah ditabrak Gerbong KA Gajayana. Sementara empat anak Nisno lainnya selamat. Rumah selanjutnya adalah milik milik Sutrisno (58), dan Jamir (55). Rosyid telah dimakamkan di pemakaman kelurahan setempat.[ain/ted]
