10-01-2011, 02:25 PM
Kalau ada pilihan lain aku jawab E. Ragu2.
Mengapa? Sebab sejauh ini blom membuktikan bagaimana lonjakan yang berarti utk kedua arah nantinya. Kalau utk sekedar ngeramein 2 lintasan doank mungkin teman2 akan bahagia karena bisa hunting foto dan ngerekam dengan kamera handycam atau handphone sekalipun namun yang di dalamnya terlanjur sepi penumpang. Alangkah baiknya kalai yang dilalui itu ramai kereta antara 7 - 10 kereta berbagai klas. Namun, aku sendiri juga menyadari gak mungkin utk diwujudin di lintasan Lampegan - Padalarang. Kalau jumlahnya dirangkai menjadi 7 kereta saja, apa yang kemudian terjadi meski ditarik lok BB 301 sekalipun?
Makanya utk sejauh ini jawabnya Ragu dulu nih... Syukur2 kalau memang jumlah penumpang Bogor - Bandung kelak terus melonjak.
Mengapa? Sebab sejauh ini blom membuktikan bagaimana lonjakan yang berarti utk kedua arah nantinya. Kalau utk sekedar ngeramein 2 lintasan doank mungkin teman2 akan bahagia karena bisa hunting foto dan ngerekam dengan kamera handycam atau handphone sekalipun namun yang di dalamnya terlanjur sepi penumpang. Alangkah baiknya kalai yang dilalui itu ramai kereta antara 7 - 10 kereta berbagai klas. Namun, aku sendiri juga menyadari gak mungkin utk diwujudin di lintasan Lampegan - Padalarang. Kalau jumlahnya dirangkai menjadi 7 kereta saja, apa yang kemudian terjadi meski ditarik lok BB 301 sekalipun?
Makanya utk sejauh ini jawabnya Ragu dulu nih... Syukur2 kalau memang jumlah penumpang Bogor - Bandung kelak terus melonjak.
