09-02-2011, 05:17 PM
(09-02-2011, 02:05 PM)aiueox Wrote:(09-02-2011, 08:34 AM)ahmadi Wrote: Mudah-mudahan tetap pakai KA.
Sampai sekarang masih tersendat masalah pembebasan lahan, kalau tidak salah dibangun pakai APBN lewat (DirJen Jalan Bebas Hambatan Kementrian PU). Beberapa waktu yang lalu warga yang belum terima ganti rugi demo ke Kementrian PU. Biasanya lahan dibeli sama Dirjen Jalan Tol, terus tender buat dapat pelaksana (biasanya BUMN nya PU). Setelah selesai baru diberikan kepada operator (mungkin nanti operatornya Bakrie, bukan Jasa Marga).
berarti PT KA harus segera merevitalisasi rel BOO-SI menjadi R54 biar gak keburu keduluan sama jalan tol. kalo relnya masih R42 apalagi R33 rasanya masih sulit untuk merealisasi angutan barang di jalur itu.
jangankan R54 or R42,jalur ini masih gunakan R33 dgn bantalan besi.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]

