14-03-2011, 09:01 PM
(01-03-2011, 06:34 AM)dtRAiNeR Wrote:(01-03-2011, 04:39 AM)tomrys Wrote:(27-02-2011, 08:55 PM)harsono Wrote: [spoiler]
Saya nambahin komentar tentang nama St. Hall Bandung.
Awalnya, sd tahun 80an, bangunan stasiun untuk masuk dan keluar penumpang hanya sisi Selatan. Bentuk bangunan bagian lobi bagian dalam mempunyai atap yang tinggi, sehingga saat itu masyarakat menyebutnya Stasiun Hall.
Seingat saya, sekitar tahun 70-80, lahan di antara stasiun dengan Jl Kebonjati digunakan sebagai terminal oplet (ukurannya 2x nya oplet si Dul). Terminal tsb juga dilengkapi area untuk oplet menunggu penumpang, lengkap dg atap peron. Jurusannya adalah ke Dago dan Lembang.
Di papan trayek tertulis St.Hall-Lembang.
Jadi, St Hall adalah sebutan St Bandung sisi Selatan.
Sampai sekarangpu, trayek angkot yang lewat stasiun selatan juga tertulis St Hall, misal yang ke Cimahi.
Mulai tahun 80 an. sisi utara yang tadinya lahan kosong mulai dibangun tempat parkir, tanpa dilengkapi fasilitas bangunan stasiun.
Seiring dg peningkatan jumlah penumpang, sisi utara mulai dibangun fasilitas penjualan karcis. Beberapa tahun kemudian, sisi utara lebih difungsikan sebagai pintu utama.
[/spoiler]
oh,gt toh asal-usul ST HALL..
info bagus,Oom
Tapi setidaknya, sekalipun sekarang yang jadi pintu utama itu yang sisi utara, tapi ciri-ciri "the real" Stasiun Hall sebagai pintu utama belum hilang sepenuhnya: adanya monumen lok TC 10 08 (biasanya letak sebuah monumen, apapun itu, pasti di pintu utama suatu bangunan/taman)...
Tapi koq, sekarang, kesannya seperti sempit dan kumuh ya? Sangat kontras dengan pintu utara yang jauh lebih bersih dan luas...
Jujur saja, hal ini sangat disayangkan mengingat pintu selatan ini punya sejarah tersendiri yang tidak dimiliki pintu utara...
lho,justru waktu JR saya ke sana waktu itu yg saya jelajah ya ST HALL itu. Memang kumuh sih,mungkin karena akses ny yang dikonsentrasikan kepada pengangkutan barang ya. Kan di emplasemen selatan sebelah barat diisi oleh perusahaan ekspedisi. Mungkin itu juga yang membuat kumuh,karena akses penumpang lebih dikonsentrasikan ke Pintu Utara
Aneh,sih. Padahal di depannya ada Kantor HUMAS. Tapi nggak dirawat gt lingkungannya..
untungnya waktu keluar lewat ST HALL,PKD ny nggak mungut karcis di pintu keluar,padahal 2-3 orang di depan dipungut. Gara2 jaga jarak 5-10 langkah,eh tu PKD cuek aja..


693-5073-893-673


