24-03-2011, 01:34 PM
(24-03-2011, 01:35 AM)Illia Wrote: Nah,makanya itu semua tergantung kebijakan tiap daopnya dan tentu operator KA TVnya...hehehe.
Memang belum saatnya Lodaya naik kelas. Mgkn kayak yang gw bilang sih, dasarnya memang kelas exis itu ga ada tv. Kalau ada tv,brati memang ada kebijakan tertentu dari daop dan operatornya.
Yang ada tv seharusnya hanya kelas satwa dan argo.
apa lagi berharap seperti dulu lagi, perlu diketaui juga...
GA CUMA LODAYA YANG MENGALAMI PENURUNAN PELAYANAN, TAPI SEMUA KERETA API MENGALAMI PENURUNAN PELAYANAN. tapi HARGA TERUS NAIK.
so...Ga perlu iri karena ada tv apa ga nya hehehe. Karena ga jauh beda mau kelas satwa, argo, eksbis
Seandainya berharap untuk naik kelas ke satwa dgn ada tv pun susah. Artinya harga dari Lodaya sendiri kudu naik semakin mahal dari Bis bis yang Gilang sebut tadi.
Bahkan melihat kondisi skrg...kayaknya masih mimpi untuk naikin kelas Lodaya.
Walau banyak yang menilai potensinya besar....ya itu terbukti ga usah lodaya...
Purwojaya dari 2 thn lalu teriak2 mau ada purwojaya exa yang orang2 teriak kalau potensina besar...
tp? liat sendiri kan? hehehehrealisasinya msh mimpi jg hehehe.
Kalau anda berpikir bersaing dengan BUS?
mgkn dari segi harga,makan,tv memang Lodaya Kalah
tp jgn sedih lodaya menang dengan pemandangan exoticnya (apa lg lodaya siang) serta lebih cepat naik lodaya dibanding bis.
Jgn karena ga ada tv ga ada hiburan? ada tuh ga liat jalur Bandung-Banjar-Solo se exotic apa?
Satu lg yang perlu anda tahu ^^,
mau naik bus ada tvnya pun tvnya dimatiin. kalau ga di puter dangdutan
#pengalamansayasigitudulupasketasik kakakaka.
nb: Kalau mau naik kereta ke SLO ada tvnya gampng, silahkan naik KA ARGO WILIS atau TURANGGAuda pasti ada tvnya
sip lah...
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....


.
realisasinya msh mimpi jg hehehe.
uda pasti ada tvnya