(04-04-2011, 12:07 PM)Gege Wrote: [spoiler=Yang ini mas?]
[/spoiler]
Bukannya KRD Nambo yak?
CMIIW....
Betul,
Ini livery KD2 era Perumka. KRD Nambo rangkaiannya KD3, relasinya juga cuma sampai MRI, atau mentok-mentok THB sekalian pulang. Difoto, pintu tertutup semua,ditambah lokasinya di GMR.
(15-03-2011, 03:33 PM)pardjono Wrote:(15-03-2011, 02:45 PM)bonbon Wrote: ~edited~Yang saya ingat waktu itu :
coba pak cerita'in kondisi dulu, si "BonBon" ini bisa narik berapa kereta dan tarifnya berapa rupiah atau sen ya ?
Trus apa dulu jg ada perbedaan kasta seperti skrg atau ada express nya ?
- warna lokomotifnya abu-abu;
- double cabin;
- pintu masuk cabin dari depan;
- ada semacam kemudi kapal, gunanya untuk menghidupkan mesin;
- suara klaksonnya mirip suling lokomotif uap jenis kecil;
- crewnya 2 orang;
- seragam crewnya biru donker atas bawah;
- narik 4 gerbong dengan penumpang yang penuh sesak;
- saya naik di gerbong belakang loko;
- ada pedagang asongan tapi jarang;
- masih single track dan pakai rel pendek;
- kiri kanan jalur belum seramai sekarang;
- di BOO masih ada beberapa lokomotif uap jenis kecil;
- sudah ada KA ekspres, ditarik lokomotif diesel;
- tarif tidak tahu sama sekali karena saya ngambing;
- tarif KA sudah tidak ada hitungan sen;
- uang yang beredar seri Jendral Sudirman.
Cuma itu.
Pakdhe, berarti dulu Bon-Bon berdinas bawa KA Bumel?
KA Snel ditarik lok diesel?Kira-kira lok diesel tipe apa, yang pernah narik KA Snel?
![[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]](http://i908.photobucket.com/albums/ac282/andakh/stasiunkeretaapibogor.jpg)

[/spoiler]