15-05-2011, 12:50 AM
(This post was last modified: 15-05-2011, 12:53 AM by POERWOKERTO +75M.)
(11-05-2011, 10:37 AM)ady_mcady Wrote: kalo cuma dobel trek itu kan petaknya sama ya? masih lewat yang lama. berarti yang benar2 baru itu seperti citayam-nambo, kabat-bw baru, shortcut sgu-sbi, dll.
sebenarnya thread ini ada poin pentingnya: sangat sedikit sekali perkembangan jaringan rel kereta api pasca kolonial. hal itu membuktikan bahwa di negri ini kereta api bukan prioritas utama untuk dikembangkan.
Bukankah sejak jaman orba mula-mula, roda karet dan besi terbang yg lbh diprioritaskan dibgn??? bahkan sm besi mengapung aja si kuda besi kalah
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
OOT banget nih. Melihat perkembangan Sepur kita, Sya kok agak menyesal dikit ya. Knp kita tidak dijajah agak lama lg sm londo biar mereka bisa bgn jaringan rel di seluruh nusantara. Mungkin ini takdir ya??
![[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]](http://i1118.photobucket.com/albums/k620/nearistudiosoerabaia/00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg)
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.

