30-06-2011, 10:00 PM
INKA Siapkan Dua Rangkaian Kereta Lebaran
Selasa, 21 Juni 2011 14:02 WIB
Komentar: 0
0 Like Dislike 0
MADIUN--MICOM: PT Industri Kereta Api (INKA) di Kota Madiun, Jawa Timur, saat ini sedang menyiapkan dua rangkaian kereta api (KA) ekonomi yang dilengkapi dengan pendingin udara.
Kereta ini merupakan pesanan dari Kementerian Perhubungan untuk digunakan sebagai angkutan Lebaran 2011.
Humas PT INKA, Fathor Rasyid, Selasa (21/6), mengatakan, proses pembuatan kedua rangkaian kereta tersebut telah mencapai 95 persen. Masing-masing rangkaian kereta tersebut terdiri dari delapan gerbong atau 2x8 yang tentunya akan menambah armada angkutan Lebaran mendatang.
"Saat ini proses pengerjaan dua rangkaian KA ekonomi AC pesanan Kementerian Perhubungan sudah hampir selesai, atau mencapai 95 presen. Kami yakin sebelum Lebaran, kereta itu sudah selesai sepenuhnya dan siap diserahkan ke pemesannya Kementerian Perhubungan," ujar Fathor Rasyid.
Menurut dia, desain yang ditampilkan pada kereta ekonomi ber-AC tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Yakni, selain dilengkapi dengan pendingin ruangan juga jumlah tempat duduk berkurang, karena memiliki konfigurasi kursi 2-2 yang lebih longgar dibandingkan KA ekonomi sebelumnya yaitu konfigurasi 2-3.
Selain itu, karena menggunakan AC, maka kebutuhan tenaga listrik juga lebih besar dari kereta ekonomi biasanya. Yakni, kebutuhan genset yang digunakan mencapai 250 kVA, sedangkan biasanya hanya 35 kVA.
Pengoperasian Kereta api ekonomi AC, merupakan salah satu program yang telah dilaksanakan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dalam rangka meningkatkan pelayanan angkutan penumpang kelas ekonomi.
Mulai tahun 2010, Direktorat Jenderal Perkeretapian, Kementerian Perhubungan, telah menetapkan standar pelayanan kereta kelas ekonomi dengan dilengkapi pendingin udara atau AC.
Sementara, hal yang sama diungkapkan oleh Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan, dalam kunjungannya ke PT INKA di Kota Madiun pada Senin (20/6). Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan dua rangkaian KA Ekonomi AC untuk angkutan Lebaran tahun ini.
"Dua rangkaian kereta tersebut akan kami 'launching' sebelum Lebaran nanti. Sehingga, pada saat Lebaran bisa digunakan untuk angkutan arus mudik dan balik," kata Tundjung.
Namun, ia mengaku belum dapat menentukan trayek kedua rangkaian kereta baru tersebut. Pihaknya masih melihat kira-kira daerah mana yang memiliki kecenderungan penumpang tinggi dan mengalami kekurangan armada angkutan.
Pada tahun 2010, PT INKA juga mendapat pesanan satu rangkaian kereta ekonomi AC. Kereta tersebut akhirnya dinamai KA Bogowonto yang melayani jurusan Stasiun Senen, Jakarta-Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah. (Ant/Ol-3)
Selasa, 21 Juni 2011 14:02 WIB
Komentar: 0
0 Like Dislike 0
MADIUN--MICOM: PT Industri Kereta Api (INKA) di Kota Madiun, Jawa Timur, saat ini sedang menyiapkan dua rangkaian kereta api (KA) ekonomi yang dilengkapi dengan pendingin udara.
Kereta ini merupakan pesanan dari Kementerian Perhubungan untuk digunakan sebagai angkutan Lebaran 2011.
Humas PT INKA, Fathor Rasyid, Selasa (21/6), mengatakan, proses pembuatan kedua rangkaian kereta tersebut telah mencapai 95 persen. Masing-masing rangkaian kereta tersebut terdiri dari delapan gerbong atau 2x8 yang tentunya akan menambah armada angkutan Lebaran mendatang.
"Saat ini proses pengerjaan dua rangkaian KA ekonomi AC pesanan Kementerian Perhubungan sudah hampir selesai, atau mencapai 95 presen. Kami yakin sebelum Lebaran, kereta itu sudah selesai sepenuhnya dan siap diserahkan ke pemesannya Kementerian Perhubungan," ujar Fathor Rasyid.
Menurut dia, desain yang ditampilkan pada kereta ekonomi ber-AC tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Yakni, selain dilengkapi dengan pendingin ruangan juga jumlah tempat duduk berkurang, karena memiliki konfigurasi kursi 2-2 yang lebih longgar dibandingkan KA ekonomi sebelumnya yaitu konfigurasi 2-3.
Selain itu, karena menggunakan AC, maka kebutuhan tenaga listrik juga lebih besar dari kereta ekonomi biasanya. Yakni, kebutuhan genset yang digunakan mencapai 250 kVA, sedangkan biasanya hanya 35 kVA.
Pengoperasian Kereta api ekonomi AC, merupakan salah satu program yang telah dilaksanakan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dalam rangka meningkatkan pelayanan angkutan penumpang kelas ekonomi.
Mulai tahun 2010, Direktorat Jenderal Perkeretapian, Kementerian Perhubungan, telah menetapkan standar pelayanan kereta kelas ekonomi dengan dilengkapi pendingin udara atau AC.
Sementara, hal yang sama diungkapkan oleh Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan, dalam kunjungannya ke PT INKA di Kota Madiun pada Senin (20/6). Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan dua rangkaian KA Ekonomi AC untuk angkutan Lebaran tahun ini.
"Dua rangkaian kereta tersebut akan kami 'launching' sebelum Lebaran nanti. Sehingga, pada saat Lebaran bisa digunakan untuk angkutan arus mudik dan balik," kata Tundjung.
Namun, ia mengaku belum dapat menentukan trayek kedua rangkaian kereta baru tersebut. Pihaknya masih melihat kira-kira daerah mana yang memiliki kecenderungan penumpang tinggi dan mengalami kekurangan armada angkutan.
Pada tahun 2010, PT INKA juga mendapat pesanan satu rangkaian kereta ekonomi AC. Kereta tersebut akhirnya dinamai KA Bogowonto yang melayani jurusan Stasiun Senen, Jakarta-Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah. (Ant/Ol-3)

