14-08-2011, 03:32 PM
(14-08-2011, 01:10 PM)Dana Komuter Wrote: Hmm... pada setuju adain fakultatif yah?? Kayaknya mesti dipikir2 lagi... Mengapa? Karena masyarakat masih lebih mengandalkan jasa mobil2 travel. Kalau secara tidak diduga jumlah pr calon penumpang sudah menumpuk meski baru ada lagi jam 4an sore utk yg dari Gambir aja... mungkin bisa diaktifin fakultatif. Lamban laun secara perlahan menjadi reguler. Jadi, setidaknya bertahap dululah... Bukan bermaksud mengusik persaingan antar moda transportasi, tapi memang kenyataan yang ada persaingan itu pasti akan tetap ada. Jadi, maksud aku ada saatnya nanti jasa travel akan full, maka di situlah GoPar slalu dibutuhkan. Mungkin sampai kapanpun sampai sekian tahun mendatang, GoPar masih perlu utk fakultatif dulu ketimbang reguler.
sebenernya kalo weekend persaingan travel versus gopar sangat seru
sebenernya kebanyakan yang menggunakan travel itu berasal dari daerah2 penyangga kota jakarta sendiri seperti perumahan sekitar bekasi,pondok gede yang sulit dijangkau oleh kereta api
saat ini kenapa mayoritas travel menang? hal ini disebabkan masyarakat memiliki banyak pilihan
karena dulu jika ingin ke bandung menggunakan transportasi darat bisa memakan waktu hingga 5 jam namun sekarang hanya sekitar 2 jam itupun berlaku untuk weekdays
pada saat weekend traffic di cipularang dan cikampek padat sehingga waktu tempuh kira2 sama dengan gopar
nah hal ini yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat
sementara bagi pihak travel menambah rit perjalanan tidak mungkin karena mobil2 mereka ada yang masih terjebak macet dijalan
nah dengan dijalankan gopar fakultatif seperti dahulu diharapkan mampu mengangkut kekurangan transportasi yang ada
nggak usah banyak2 gerbongnya cukup 3K1 sama 1K2 udah cukup mengatasi itu menurut gw
My Train Frequent Passanger Card
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]

