05-09-2011, 05:29 PM
(05-09-2011, 01:12 AM)Warteg Wrote: Yang jelas rel yang melintang tepat di Jalan Raya Pantura Yos Sudarso sudah dibongkar oleh DPU (Bina Marga)
Soalnya saat dalam perbaikan jalan, alat berat yang digunakan untuk pengaspalan jalan rusak akibat tersandung rel yang tertanam di aspal
Apa DAOP 3 ga teriak2 relnya pada dibongkar ma Binamarga...???
Itu dah termasuk perbuatan pidana loh kalau ga salah...???
Ada Undang-Undangnya itu...ga boleh ngebongkar sarana dan prasarana kereta api (walaupun dah almarhum/ ga dipakai lagi) kecuali oleh yg berhak, yaitu PT KA...!!!
Contohnya di wilayah DAOP 6...Binamarga seenak udelnya ngebongkar rel yg ada di daerah Mertoyudan yg merupakan bagian dari jalur non aktif YK-MGL...pihak DAOP 6 langsung marah n minta Binamarga Jateng buat ngembaliin tuh rel di posisi semula bagaimanapun caranya...
Ingatlah akan kebesaran hati Sri Sultan HB VII yang sudah membolehkan tanahnya untuk dipakai sebagai tempat "sabuk besi" beserta kelengkapannya di wilayah Ngayogyakarta Hadiningrat......


