25-09-2011, 08:24 AM
(25-09-2011, 07:57 AM)dtRAiNeR Wrote: Tapi jangan salah lho...
Turunan langsungnya 21, yaitu 24, cukup strategis. Berangkat 11:30, masuk BD jam 14:58. Dan banyak peminatnya...
Apabila dihapus, menurut saya ini sama dengan "pembunuhan" secara perlahan dari keseluruhan GoPar...
Paling-paling, kalo mau rame, coba keberangkatan KA 21 diundur ke jam 8 pagi, berarti masuk GMR sekitar jam 11, lalu pulang jam 12, masuk BD sekitar jam 3 lebih dikit di depan Harina (selama dia masih hidup). Jadi jadwal 27 dan 30 yg juga menggunakan rangkaian yg sama tidak akan terganggu...
Bagaimana?
Berarti KA 24 berangkat dari GMR diundur ke jam 12:00 ya om? Pengalaman naik KA 24 kemarin, benar seperti om bilang peminatnya banyak, sampai banyak yang berdiri, sayang cuma bawa 1 kereta bisnis, satunya buat aling-aling.
Kalau saya sih setuju usulnya om, KA 21 berangkatnya diundur dari BD, lagian sekarang ini waktu stand by kereta ini di GMR menurut saya terlalu lama. Datang jam 10:00 trus baru balik ke BD jam 11:30. Sementara kereta lainnya rata-rata stand by di GMR antara 45-60 menit.
RF jamboapha, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
