07-10-2011, 08:35 PM
(This post was last modified: 07-10-2011, 08:38 PM by Smidi_cahbagus.)
(07-10-2011, 11:50 AM)Andrew_CN Wrote:(07-10-2011, 06:29 AM)Dana Komuter Wrote: Lokalan yg teman2 maksud ngomong2 lebih setuju Klas Bisnis, KRD-I AC atau Ekonomi nih? Dg alasan semisal buat mempercepat laju, bila cukup dg Klas Bisnis, baiknya berhenti di stasiun mana aja? Bisnis dan Eksekutif khan pastinya gak semua stasiun disinggahin tuh...
pengalokasiannya KRDE ac dari INKA, kan uda tak kasi bocoran diatas
namanya juga komuter, ya butuhnya otomatis berenti ampir di tiap sta dong
kalo ngga, apa bedanya sama yg biasanya mereka PWT-KTA ato sebaliknya make kutojaya & sawunggalih ato fajar YK?
sta yg berpotensi besar punya PWT-KTA aja cuma ada KYA-GB-KA-KM koq & itu smua uda diberentiin sama sawunggalih
justru karna banyak silangan itulah yg membuat lokal ini kalo jalan berentinya ngga sia2, walopun penumpang sedikit tapi masi ada alesan laen untuk berenti karna ada persilangan, ga ada alesan okupansi kecil lalu membiarkan penumpang yg sedikit itu naek moda karet
eh iya., berhenti di tiap stasiun. Di thread ttg DT PWT-KTA dah diinfokan klo stasiun2 kecil yg ga menguntungkan di petak PWT-KTA ga jadi ditutup klo nanti Double Track dibangun, buat rencana Pemberhentian KA Lokal.
dari 5set rangkaian KRD yg dah jadi, kira2 jatah buat Daops V PWT berapa y?
Klo nama KRD ini pantesnya apa?
