08-10-2011, 08:06 PM
(08-10-2011, 06:37 AM)Dana Komuter Wrote:(07-10-2011, 11:56 PM)Joe_cn Wrote: [spoiler]Bus, angkot, ojek dan bajaj di mari suka :
Ya itulah Jepang....
uda menjadi kebudayaan karena bagi mereka ga naek kereta sama dengan bolos kerja alias ga dapet gaji beda dengan disini yang bisa dibilang naek KA masih belum menjadi budaya karena masih ada transportasi yg laen.
Mereka semua satu nasib jadi ya ga masalah mendorong dan didorong gada yang protes makanya petugasnya berani mendorong agar mereka semua bisa "bekerja".[/spoiler]
1. Ugal2an... 2. Sering motong jalan / shortcut. 3. Ngetem kelamaan. 4. Naek - turun penumpang sembarangan yah bisa di tengah prapatan + pertigaan, keluar - masuk area parkir bangunan, dll. 5. Suka ngomel kalo merasa rekan senasibnya mendahului.
Jadi, apa mau tetep naek angkutan umum di Indonesia?? Maksudnya non busway / Trans Jakarta dan bus - bus feeder lainnya???
Sayangnya orang Indonesia suka sekali mengambil resiko, asal murah dan nyampe tujuan....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

