11-10-2011, 09:42 PM
(11-10-2011, 09:32 PM)slamtrack Wrote:(03-10-2011, 02:25 PM)g10d Wrote:(24-09-2011, 09:43 PM)slamtrack Wrote: kalo menurut sy gopar belum saatnya dipanjangin sampai tasik-banjarKalo menurut pendapat saya sih Parahiyangan sampe Banjar setuju sekali. Untuk Prieks yang cuman berusia 3 bulan itu sih salah jadwal. Coba kalo dari Banjar berangkat pagi dan dari Jakarta berangkat sore ( apalagi kalo berangkatnya dari GMR ) pasti okupansi akan bagus. Saya pernah naik Prieks dari THB dan sampe Banjar jam 12 malem, siapa yang tahan... kalo mau naik angkot udah gak ada apalagi taksi, naik bus Jurusan Tasik - Pangandaran gak lewat setasiun. Kalo seandainya berangkat dari Banjar sore, walo sampe jakarta udah malem gak masalah.. kan ada taksi 24 jam
(mengingat priangan ekpres cuma bertahan 3 bulan) karena kendala gopar adalah kalah persaingan pelayanan dan efesiensi dengan moda angkutan lain
untuk meminimalisir problem diatas mestinya PT. Kereta Api (Persero) sudah mulai fokus
project big spectacular(pbs) yaitu :
PEMBANGUNAN REL BARU// shorcut dari purwakarta -padalarang
bisa dimulai :
1.persiapan amdal dan cost analysis project (cap)
2.peningkatan pelayanan total (excellent service) sehingga mendapat
kepercayaan tinggi dari masyarakat luas sebagai modal dasar menuju
langkah berikutnya (progress )
ka priangan ekpress/dulu sebagai ka 7071/7072 relasi bjr-pse/thb ( masa bakti 12 agst 2009 s/d 1 des 2009) adalah ka gagal okupansi waktu itu okupansi maksimum sekitar 30 % padahal standar minimal adalah 60% ) penghitungan gapeka dari banjar 05.03 sampai pse jam 13.15 berangkat balik dari pse jam 14.10 sampai banjar jam 22.20 ....saya rasa kalo settingan gapeka di balik juga kurang efesien karena umumnya orang pulang dari jakarta lebih memilih siang menjelang sore/sore menjelang petang kebanyakan setelah selesai aktifitas bisnis/kerja kalo gapeka priangan dibalik berarti dari jakarta jam 05.10 biasanya jam-jam seperti ini kurang diminati penumpang yang akan mudik
memang salah jadual itu, kalau berangkat dari GMR pukul 19:00 sampai BJR = 04:10, berangkat lagi dari BJR pukul 07:30 tiba di GMR pukul 15:40.
Dari jadual diatas, mungkin bisa menambah okupansi, namun ada beberapa kekurangan. Waktu istirahat juga sekitar 3" 20' di BJR dan di GMR sekitar 3" 20' juga.
Dari jadual diatas, mungkin bisa menambah okupansi, namun ada beberapa kekurangan. Waktu istirahat juga sekitar 3" 20' di BJR dan di GMR sekitar 3" 20' juga.
kalau GoPar mau diperpanjangin sih bisa aja, cuma yang diperpanjang Ka 28 dan Ka 25 (jadualnya hampir sama dengan yg gw perhitungkan di atas) dengan tarif sama dengan Prieks dulu.

