22-10-2011, 02:36 PM
(22-10-2011, 12:43 PM)Revolian Wrote:(22-10-2011, 11:29 AM)slamtrack Wrote:kalo ka harina pagi dihapus berarti kan ada rangkaian nganggur di daop 4 nah ini kan ada kaitanya dengan thread harina apa tidak lebih baik di manfaatkan untuk track baru ....misal smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt dan sebaliknya anggaplah sebagai rute kaligung mas tambahan denga rute di perpanjang sampai pwt )
Hmm... Bro bukannya rangkaian rolling Harina and rajawali... Punya SBI yach ? Itipun ada kemungkinan di mutasi balik ke BD, buat trayek BD-PWT, Kalo balik ke skema dulu... Ya nggak ada rangkaian idle... Semuanya kepake ama Harina Malam aand Rajawali 1...
Enggak juga sih Bung, memang benar akan ada satu rangkaian yg "nganggur", yaitu rangkaian yg sekarang ini menjadi rangkaian Harina Pagi SMT-BD / Harina Malam BD-SMT. Jika dilihat dari skema rotasi rangkaian yg pernah di-post rekan RF Illia pada beberapa page sebelum post ini, maka akan terlihat rangkaian yg saya sebutkan secara teori tidak akan berotasi dengan Rajawali/Kaligung Mas.
Namun, di thread "Argo Parahyangan", muncul berita bahwa dengan dihapusnya KA Harina Pagi dan Rajawali 2 (berarti jadi ada 2 rangkaian nganggur, tapi di atas kertas rangkaian Rajawali 2 itu punyanya SBI, bukan SMC) akan ada perjalanan baru KA Argo Parahyangan Express, yg tidak berhenti di sejumlah pemberhentian normal GoPar (prediksi saya cuma berhenti di JNG, selain BD dan GMR).
Nah, yg belum ada kepastian, KA ini akan menggunakan rangkaian dari mana. Apakah akan menggunakan rangkaian Harina Pagi yg tidak berotasi ini?
Jadi, setelah Harina Pagi ini dihapus, belum bisa dipastikan akan ada rangkaian yang nganggur, kecuali rangkaian Rajawali 2 dimutasi dari SBI, karena ada kemungkinan rangkaian ex. HP akan digunakan untuk GoPar Express. Mengenai nasib rangkaian ex. Rajawali 2, itu juga belum pasti...


kalo ka harina pagi dihapus berarti kan ada rangkaian nganggur di daop 4 nah ini kan ada kaitanya dengan thread harina apa tidak lebih baik di manfaatkan untuk track baru ....misal smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt dan sebaliknya anggaplah sebagai rute kaligung mas tambahan denga rute di perpanjang sampai pwt )