18-11-2011, 09:53 PM
maksudnya yang pakai sistem thermal pak? memang lebih baik karena efisiensi penyerapan energi thermal matahari oleh kolektor surya lebih besar dibandingkan penyerapan energi foton oleh pv cell.
tapi kendalanya adalah harus dicarikan lokasi yang panas dan kering, dan tak banyak mendung apalagi hujan. soalnya begitu suhu nya turun akibat mendung atau hujan, kinerjanya langsung melorot drastis. oleh karenanya power plant macam begini lebih banyak dibangun di gurun pasir.
mungkin itu sebabnya diindonesia tidak ada power plant model solar thermal. karena disini iklimnya terlalu "basah". lebih aman pakai solar cell.
lho, ini kok jadi diskusi masalah renewable energy? mari kita kembali ke bbm lokomotif.
tapi kendalanya adalah harus dicarikan lokasi yang panas dan kering, dan tak banyak mendung apalagi hujan. soalnya begitu suhu nya turun akibat mendung atau hujan, kinerjanya langsung melorot drastis. oleh karenanya power plant macam begini lebih banyak dibangun di gurun pasir.
mungkin itu sebabnya diindonesia tidak ada power plant model solar thermal. karena disini iklimnya terlalu "basah". lebih aman pakai solar cell.
lho, ini kok jadi diskusi masalah renewable energy? mari kita kembali ke bbm lokomotif.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

