03-12-2011, 06:04 PM
(18-09-2011, 11:06 PM)Adi Sutjipto Wrote:(15-09-2011, 05:05 PM)pardjono Wrote: [spoiler]
(15-09-2011, 04:39 PM)bonbon Wrote:[/spoiler](15-09-2011, 04:05 PM)denzuko Wrote:(10-09-2011, 02:43 PM)bonbon Wrote: dari 100 biji cuman ke sisa 1 ??? trus yg di sumatra selatan ada sisanya nggak ? apa cuman di TMII saja ?
D52 yg tersisa dr 100unit cuma 1 unit aja. dulu tahun 1980an D52080 dr dipo banjar tertulis di kabinnya "untuk Museum TMII" tp kenapa dia tidak pernah samapi ke TMII nyangkut dimana dia y? disumatera g ada. dan sy yakin bgt lok D52 yg dirucat kondisinya g smuanya rusak, kemungkinan sih dibuat rusak dl sebelum akhirnya dijagal.
Sayah sih curiga malah ada yg ekspor ke luar negeri tuh .. mudah2an sayah salah.
Kalau ada yang diekspor sih masih mending. Barang masih ada tapi entah dimana. Saya malah curiga D52 habis karena dikiloin ke KS.
Memang habis,
kalau mau mendengar mereka yang saat ini sudah banyak yang pensiun,
dan turut merucat lokomotive,
ya datang saja ke Daop X.
Kebetulan,
tetangga di Daop X adalah perumahan PT. KAI sejak Jaman Londo,
hampir semua, puluhan rumah, pensiunan para jagoan lok uap.
Ada yang sudah almarhum, ada juga sudah generasi ketiga,
yang bekerja di PT. KAI.
[spoiler]*untuk manual book D52,
sudah pernah saya upload di thread
yang ada dibawah thread ini.[/spoiler]
emang ada ya daop x ?? perasaan daop cm mpe 9,,


