08-12-2011, 11:41 AM
(17-12-2009, 08:05 PM)titotea Wrote:(11-12-2009, 07:38 PM)asep_0907 Wrote: Satu-satunya kereta yang melintas dikenal dengan nama KA gowengan (gowengan = mata uang RI dulu setengan SEN). Kereta api ini berangkat dari Singaparna ke Tasikmalaya dan berhenti dibeberapa stasiun/halte seperti Borolong, Cibanjaran, Mangkubumi, Padayungan, Nagarawangi, Pasarkolot, Bui (Jl. Soekardjo). Kereta waktu itu multifungsi tidak hanya mengangkut penumpang tetapi barang juga berupa Mangan dan Batubara, nantinya batubara diturunkan di turunkan di Stasiun Tasikmalaya lalu di jual keluar kota. Memasuki tahun 1960an KA Gowengan hanya mengangkut Mangan dan Batubara saja, hal ini dikarenakan KA tidak lagi menuju Singaparna dikarenakan terputusnya jalur di Jembatan Cikunir. Dibangunnya jalaur kereta ini tadinya akan disambungkan dengan jalur Cibatu-Garut-Cikajang, kenapa Belanda membangun jalur ini???? karena pada waktu itu Kota Tasik kaya akan Mangan tetapi entah karena apa jalur ini tidak jadi disambungkan dengan jalur KA Garut
wassalam
asep tea
terputus di jembatan cikunirnya kenapa??
apa karena gunung galunggung meletus???

