15-12-2011, 03:41 PM
[spoiler=Studi Kelayakan MRT Koridor II Selesai Dilaksanakan]
INILAH.COM, Jakarta - Pelaksanaan studi kelayakan Mass Rapid Transit (MRT) untuk Koridor II Timur-Barat telah selesai dilakukan oleh Japan International Corporation Agency (JICA) selaku pemberi pinjaman.
Dikabarkan draft final studi kelayakan MRT untuk koridor II sudah dibuat, dan diperkirakan hasilnya akan dilaporkan akhir bulan Desember. Sementara, prakualifikasi tender untuk MRT Koridor I Selatan-Utara Tahap I (Lebakbulus-Bunderan Hotel Indonesia) juga sudah diselesai dilakukan.
Selain itu studi analisa dampak lingkungan untuk Koridor I Tahap II dengan jalur ekstensi Bundaran HI-Kampung Bandan, dikabarkan juga sudah selesai dilakukan.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan studi kelayakan MRT Timur-Barat selesai dilakukan JICA pada Desember ini. Saat ini program pembangunan MRT Koridor II Timur-Barat telah tercantum dalam blue book atau buku cetak biru yang merupakan buku rencana pembangunan pemerintah pusat.
Selain itu, dikarenakan jalur Timur-Barat melalui tiga provinsi, maka masih dilakukan pendalaman mengenai perencanaan lembaga atau institusi dari tiga provinsi, yaitu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
"Kita akan lakukan kerja sama dengan dua provinsi lainnya. Studi kelayakan sudah selesai, sekarang akan kita lanjutkan ke tahap pendalaman perencanaan," kata Fauzi Bowo di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
[/spoiler]
Dikabarkan draft final studi kelayakan MRT untuk koridor II sudah dibuat, dan diperkirakan hasilnya akan dilaporkan akhir bulan Desember. Sementara, prakualifikasi tender untuk MRT Koridor I Selatan-Utara Tahap I (Lebakbulus-Bunderan Hotel Indonesia) juga sudah diselesai dilakukan.
Selain itu studi analisa dampak lingkungan untuk Koridor I Tahap II dengan jalur ekstensi Bundaran HI-Kampung Bandan, dikabarkan juga sudah selesai dilakukan.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan studi kelayakan MRT Timur-Barat selesai dilakukan JICA pada Desember ini. Saat ini program pembangunan MRT Koridor II Timur-Barat telah tercantum dalam blue book atau buku cetak biru yang merupakan buku rencana pembangunan pemerintah pusat.
Selain itu, dikarenakan jalur Timur-Barat melalui tiga provinsi, maka masih dilakukan pendalaman mengenai perencanaan lembaga atau institusi dari tiga provinsi, yaitu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
"Kita akan lakukan kerja sama dengan dua provinsi lainnya. Studi kelayakan sudah selesai, sekarang akan kita lanjutkan ke tahap pendalaman perencanaan," kata Fauzi Bowo di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
