27-01-2009, 12:35 AM
sorry oot
hasil sementara analisis aku ada beberapa kemungkinan (masih dalam pemikiran, mungkin besok aku tulis di blog) antara lain :
1. pengendali PK/OC terlalu berani mengatur persilangan sempit (tajam) dan radio lok mati
2. masinis / ass. mass melakukan pengereman tapi blong ...
3. masinis / ass. mass melakukan pengereman terlambat ...
4. masinis / ass. mass tidur berjama'ah dan tidak menggunakan metoda "tunjuk - sebut"
5. sinyal masuk sta kapas tidak sempurna kedudukannya ....
6. ppka kapas tidak cekatan ....
7. tidak tersedianya sepur luncur ....
mudah2an kemungkina tsb bisa aku bahsa satu persatu ....
hasil sementara analisis aku ada beberapa kemungkinan (masih dalam pemikiran, mungkin besok aku tulis di blog) antara lain :
1. pengendali PK/OC terlalu berani mengatur persilangan sempit (tajam) dan radio lok mati
2. masinis / ass. mass melakukan pengereman tapi blong ...
3. masinis / ass. mass melakukan pengereman terlambat ...
4. masinis / ass. mass tidur berjama'ah dan tidak menggunakan metoda "tunjuk - sebut"
5. sinyal masuk sta kapas tidak sempurna kedudukannya ....
6. ppka kapas tidak cekatan ....
7. tidak tersedianya sepur luncur ....
mudah2an kemungkina tsb bisa aku bahsa satu persatu ....


![[Image: saveourearth_01.png]](https://www.semboyan35.com/images/saveourearth_01.png)