Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Trip Report perjalanan CKG-MLG-LW-SBI-JNG 22-24 Januari 2012
#1
Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dalam report ini. Juga ada beberapa pic yang kurang berkenan dan blur, karena diambil dari camera hape Samsung Pinger kesayangan

Keberangkatan via Pesawat
Jumat, 20 Januari 2012
Dapet kabar dari mBakyu di Depok bahwa Bulik yang tinggal di Lawang meninggal saat itu. Sekitar pukul 10:00an ditugaskan untuk mencari tiket KA yang berangkat malam itu juga. Kontak Pak Adi untuk turut membantu mencarikan tiket Gajah dan Senja Kediri. Namun karena libur panjang yang bertepatan dengan long weekend, harapan tuk bertandang ke Lawang dan Malang pupus. Diminta cari tiket roda karet namun dibatalkan dan diputuskan untuk tidak berangkat.

Sabtu, 21 Januari 2012
Siang yang panas dan telepon rumah berdering, diangkat dan mBakyu menanyakan no KTP. Lha untuk apa? Dalam proses pesan tiket pesawat, katanya (Kalo naek KA ngga pernah ditanyakan No Kartu Identitas, [url=]apa kebijakan baru nanti yang tiket KA juga proses pemesanannya seperti ini yah[/url]?)

Beres.
Batavia Air Flight Number Y6-243
Departure CKG (Cengkareng/Soetta) 09:45 WIB
Arrival MLG (Abdurahman Saleh) 11:15 WIB
Tinggal tunggu keberangkatan.

[spoiler=Gambar 001]

[Image: 001.jpg][/spoiler]

Hore!!!! Numpak motor mabur untuk kedua kalinya dalam hidup. Excited and cannot wait untill tommorow.

Minggu, 22 Januari 2012
Menurut info yang agak sedikit terpercaya dan hasil ronda semalaman saya harus berangkat sekitar pukul 05:00 pagi!!! Gila yah... perjalanan pesawatnya sendiri hanya butuh waktu sekitar 1 jam namun harus berangkat ke Bandara 4 jam sebelumnya!!!! Wuihhhhh....

Kebetulan tetangga dinas pagi, akhirnya ikut ke Bekasi di terminal Kayuringin dimana titik pemberangkatan Bus Bandara "DAMRI". Karena saya bukan penggila bis dan terlalu bersemangat dengan tujuan utama, maka jenis bus dan karoserinya luput dari perhatian. Yang pasti masih nyaman dan dingin, brrrr....

Butuh 1 jam membelah jalan tol dalam kota Jakarta menuju Bandara, dan tiba dengan selamat di Bandara dengan merogoh kocek Rp. 30.000. Sepadanlah dengan kenyamanan di dalam bus.

[spoiler=Gambar 002]

[Image: 002.jpg][/spoiler]

Turun di Terminal 1C dan menunggu sekitar 20 menit saat mBakyu datang menggunakan bus Bandara DAMRI dari Pasarminggu, lalu langsung masuk ke check in point (eh, benar ndak istilahnya?) untuk menukar printout pemesanan dengan tiket asli.

[spoiler=Gambar 003]

[Image: 003.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 004]

[Image: 004.jpg][/spoiler]

Dapet duduk 7B dan 7C, hmmm.... kira-kira dijendela ndak yah? Saat dibandara ndak lupa jepret sana-sini, namun agak ngeri juga karena saya belum tau apakah ada larangan mengambil gambar di areal Bandara. Akhirnya memutuskan ambil gambar sambil berjalan yang mengakibatkan gambar menjadi blur.

[spoiler=Gambar 005]

[Image: 005.jpg][/spoiler]

Gambar diatas tepat sebelum memasuki check point untuk membayar Airport Tax (apa yah namanya counter ini?) sebesar Rp. 40.000. Lalu berjalan naik tangga, belok ke kiri menuju Gate C4, dimana Batavia Air berangkat.

Sambil menunggu jam keberangkatan (yang masih lama......) jepret sana-sini dulu ah......

[spoiler=Gambar 006a]
Ada pesawat berbagai jenis dan dikejauhan nampak pesawat berbadan lebar milik maskapai Garuda Indonesia]
[Image: 006a.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006b
Suasana sekitar ruang tunggu. Notice the girl with brown bag, she has a nice body and mbohaiiiii....]
[Image: 006b.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006c
Gerbang Garbarata (bener ndak nulisnya?) buah tangan anak negeri (bener?)]
[Image: 006c.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006d
Lorong tanpa lewat Garbarata untuk naik ke pesawat.]
[Image: 006d.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006e
Gambar parkiran dan tempat parkir pesawat. Latar belakang Lion Air lepas landas.]
[Image: 006e.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006f
Seekor Batavia Air datang (lupa dari mana)]
[Image: 006f.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 006g
Gambar lorong menuju pesawat lagi dari Gate C3]
[Image: 006g.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006h
Mobil apa yah?]
[Image: 006h.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006i
Sebuah pesawat Batavia Air yang didorong mundur]
[Image: 006i.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006j
Mobil (apa namanya yah?) yang digambar atas bertugas memundurkan pesawat]
[Image: 006j.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006k
Pesawat yang tadi berangkat, ngiri tenan.....]
[Image: 006k.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 006l
Bagage car (bener sebutannya?)]
[Image: 006l.jpg][/spoiler]
Ndak terasa jam menunjukan pukul 09:00, masih 45 menit lagi. Duduk dulu sambil ngemil roti yang dibawa dari rumah. Lalu tiba-tiba :
"Perhatian para penumpang Batavia Air jurusan Malang kami mohon maaf karena pesawat Anda akan sedikit terlambat tiba. Kami masih menunggu pesawat pengganti dari Yogyakarta kami perkirakan pesawat Anda siap sekitar pukul 11:00 WIB. Mohon maaf untuk keterlambatan ini. Terima kasih"

What? Sedikit terlambat? Pengganti dari Yogyakarta? Pukul 11:00 WIB? You got to be sh*t in me.....

Ya udah, dengan kepasrahan sedikit terpaksa sambil menunggu saya mencoba melanjutkan tidur yang tertunda. Terlelap sekitar sejam dan kembali menunggu serta menatap iri pesawat dengan tujuan daerah lain yang takeoff silih berganti, akhirnya pesawat yang akan kami tumpangi tiba...


[spoiler=Gambar 007a]
Proses parkir (apa sebutannya toh?)]
[Image: 007a.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 007b
Berhenti total]
[Image: 007b.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 007c
Unloading penumpang, pengisian bahan bakar, loading bagasi, persiapan teknis dan pemeriksaan keselamatan]
[Image: 007c.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 007d
Idem]
[Image: 007d.jpg][/spoiler]

Beberapa saat kemudian terdengar pengumuman : "Kepada penumpang Batavia Air tujuan Malang untuk naik pesawat di Gate C3, kami mohon maaf untuk keterlambatan ini dan selamat jalan. Semoga selamat sampai tujuan. Terima kasih". Jam menunjukan pukul 11:25 WIB, piuh....

Finally!!!!
Turun lewat lorong penumpang yang berliku menuju pesawat.

[spoiler=Gambar 008a
Jaket dan topi RF bernasis ria di depan Airbus (yang saya lupa seri Airbus berapa)]
[Image: 008a.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 008b
Mesin Airbus (saya ndak tau buatan apa dan spesifikasinya)]
[Image: 008b.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 008c
Suasana boarding dalam pesawat (saya lupa berapa jumlah penumpang pesawat ini 160? 180?)]
[Image: 008c.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008d
Idem]
[Image: 008d.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008e]
[Image: 008e.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008f]
[Image: 008f.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008g]
[Image: 008g.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008h]
[Image: 008h.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008i]
[Image: 008i.jpg][/spoiler]
[spoiler=Gambar 008j]
[Image: 008j.jpg][/spoiler]
Gambar-gambar dimana suasana di luar pesawat menjelang berangkat
Karena mematuhi larangan mengaktifkan alat komunikasi dan kebetulan camera hanya punya di hape, jadi pada saat pesawat berjalan dan persiapan takeoff tidak ada gambarnya. Selama berjalan ke arah landas pacu pramugari mengecek sabuk kursi penumpang dan memeragakan berbagai alat penunjang keselamatan (masker oksigen, pelampung dan pintu keluar)

Lalu terdengar pengumuman : "Flight Attendant, take of position"
Dan kecepatan bertambah, lalu..... take off!!!

Ndak banyak yang bisa diceritakan kecuali betapa berkeringat dinginnya saya apabila mengingat informasi saat ini pesawat ada di ketinggian 35.000 kaki dan harus mencoba mengalahkan rasa ngilu di dengkul bila melihat keluar jendela. Serta menahan nafas saat pesawat berbelok dan berguncang normal. Damned.....

Setelah terbang sekitar satu jam, tanpa melihat keluar jendela saya merasakan pesawat berbelok dan mengurangi ketinggian, dan terdengar pengumuman bahwa pesawat akan mendarat di Malang. Pukul 12:55 terdengar pengumuman : "Flight Attendant, landing position". Suara mesin menderu dan flip pesawat terbuka and..... touch down.

Pukul 13:04 WIB saya benar-benar menjejakan kaki kembali di tanah dan mengambil beberapa gambar.

[spoiler=Gambar 009a
Narsis di Bandara Abdurahman Saleh]
[Image: 009a.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 009b
Gambar pesawat yang ditumpangi secara utuh]
[Image: 009b.jpg][/spoiler]

[spoiler=Gambar 009c
Pesawat double propeller dari Bali]
[Image: 009c.jpg][/spoiler]

Berakhir sudah petualangan kedua saya dengan pesawat terbang. Saya berkesimpulan "Jalur darat lebih baik" atas dasar ketakutan saya terhadap ketinggian dan sedikit perasaan tidak nyaman berada di ruang tertutup agak lama.

Kesimpulan umum dari Perjalanan udara ini adalah :
  1. Tiketing : Mudah, cepat dan pasti. Pesan online, tukar saat checkin dan kepastian mendapat tempat duduk. TOP!
  2. Informasi : Cukupnya informasi di bandara mengenai lokasi keberangkatan dan lisan mengenai keadaan dan update data terkini mengenai keterlambatan dan proses persiapan penerbangan. TOP!
  3. Pelayanan : Khusus untuk Batavia Air, saya agak sedikit kecewa, karena setahu saya (CMIIW) bila terjadi delay minimal 30 menit diberikan snack dan keterlambatan > 1 jam mendapatkan makan siang. Namun yang kami dapat hanya sebungkus roti dan segelas air mineral. Overall, BAGUS!
  4. Perjalanan : lancar, saat itu cuaca cerah dan awak pesawat yang bertugas telah paham mengenai kewajiban masing-masing. Helpfull. TOP!

Recomended Journey=YES!

Untuk perjalanan dengan moda yang paling dicintai, menyusul kemudian, termasuk kegiatan bertandang ke ML dan berjabat tangan langsung dengan KADAOP X!!!

[Image: spammingsj0.gif]
Reply


Messages In This Thread
Trip Report perjalanan CKG-MLG-LW-SBI-JNG 22-24 Januari 2012 - by Gege - 28-01-2012, 01:27 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)