06-02-2012, 04:24 PM
"Sumber Berita"
Surabaya (beritajatim.com) - Investor yang bakal menggarap transportasi massal di Kota Surabaya dibuat senang oleh Pemkot Surabaya. Investor itu benar-benar dimanja, pasalnya jika sudah membangun sarana transportasi massal (trem dan monorel), maka pengelolaan penuh ada pada investor itu.
Seperti rencana awal, pemkot berencana menggunakan sistem Build Operate Transfer (BOT) untuk pembangunan transportasi massal. Belakangan, karena pemkot tak mau ribet dengan urusan transportasi itu, seperti mengurus tiket atau karcis, pengoperasian alat transportasinya sampai hal-hal (≖᷆︵︣≖) lainnya, maka diambil keputusan jika itu harus dilakukan penuh oleh investor.
Menurut Kepala Bappeko Surabaya Hendro Gunawan, pemkot tak akan mengurusi itu tapi akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak swasta tanpa batasan waktu. "Kalau BOT tentu akan dibatasi sampai 25 tahun, tapi kalau dilepas, maka sudah tak ada lagi batas waktunya," ujar Hendro, Minggu (05/02/2012).
Intinya, penyerahan wewenang itu agar pemkot dan pihak swasta sama-sama fokus mengurusi masalah itu. Menurut Hendro, penanganan transportasi massal memang membutuhkan perhatian khusus dalam mengoperasikannya......................................
Surabaya (beritajatim.com) - Investor yang bakal menggarap transportasi massal di Kota Surabaya dibuat senang oleh Pemkot Surabaya. Investor itu benar-benar dimanja, pasalnya jika sudah membangun sarana transportasi massal (trem dan monorel), maka pengelolaan penuh ada pada investor itu.
Seperti rencana awal, pemkot berencana menggunakan sistem Build Operate Transfer (BOT) untuk pembangunan transportasi massal. Belakangan, karena pemkot tak mau ribet dengan urusan transportasi itu, seperti mengurus tiket atau karcis, pengoperasian alat transportasinya sampai hal-hal (≖᷆︵︣≖) lainnya, maka diambil keputusan jika itu harus dilakukan penuh oleh investor.
Menurut Kepala Bappeko Surabaya Hendro Gunawan, pemkot tak akan mengurusi itu tapi akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak swasta tanpa batasan waktu. "Kalau BOT tentu akan dibatasi sampai 25 tahun, tapi kalau dilepas, maka sudah tak ada lagi batas waktunya," ujar Hendro, Minggu (05/02/2012).
Intinya, penyerahan wewenang itu agar pemkot dan pihak swasta sama-sama fokus mengurusi masalah itu. Menurut Hendro, penanganan transportasi massal memang membutuhkan perhatian khusus dalam mengoperasikannya......................................
om momod..usul kalau judul trit ini juga menambahkan tram (yang baru) karena ini satu paket dengan monorel
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
But My Eyes Still See

