13-03-2012, 08:30 PM
(13-03-2012, 08:10 PM)Andrew_CN Wrote:(13-03-2012, 07:43 PM)aditnugie Wrote:(13-03-2012, 06:53 PM)CC203 35 Wrote:(12-03-2012, 09:54 PM)Andrew_CN Wrote:(12-03-2012, 09:12 PM)aditnugie Wrote: info:hari ini KA 11 masuk Gmr jam 11:35. Setelah beberapa penumpang turun, PAP mengucpakan kalimat ini "mohon maaf atas ketidaknyamanannya dalam perjalanan disebabkan karena ada problem di genset". ACnya matikah?kalo ACnya mati kasihan penumpangnya kepanasan.
kalo mank dibilang problem pembangkit ya uda pasti ac trouble juga
kalo troublenya lepas CN, ya uda terima nasib
Genset kan sebagian besar buat AC, berarti AC-nya mati juga.
Btw, kalau rusak sebelum CN, pasti langsung diganti kan ? Soalnya kan CN punya 7 Pembangkit, cuma 4 yang dipakai dinas setiap harinya
yang jelas waktu itu, ketika tiba di Gambir, BPnya tidak berisik (tenang sekali suaranya).
brarti ya uda sangat jlas jawabannya
paling sdikit 2,5 jam penumpang kpanasan & kebosenan
yang lebih jadi pertanyaan, minta maaf si iya, tapi ada pengembalian duid minimal 35% ga? ngitung dari jarak tempuh & waktu kerugian dari segi pelayanan yg diterima penumpang
no offense, ini bukan cuma dari yg selama ini gw survey dilapangan, tapi juga beberapa RF ngomong hal senada.
DAOP IV terkenal ga bisa ngerawat rangkaian
DAOP VI terkenal ga bisa menerapkan harga.
DAOP VIII ironis punya masalah kombinasi dalem 2 hal diatas
Terus terang, saya kalau naik Argo Muria atau Argo Sindoro merasa dirugikan.
Mau nanya, ada gak sih Kereta Eksekutif milik Daop 4 yang ada pintu otomatisnya ?
Tapi kalau dari M1, saya rasa sudah bagus dan elegant. Tapi untuk urusan Kereta, kurang menurut saya

