09-05-2012, 09:58 PM
(09-05-2012, 09:46 PM)antonius_123 Wrote: tolong dijelaskan kenapa jembatan menentukan tekanan gandar maximum. Menurut saya jembatan harus mampu menahan berat total rangkaian yang bisa sekaligus diatas jembatan. Umpama berat lok 100ton dengan 4 gandar. Tekanan gandar 25ton. Dengan 6 gandar, tekanan gandar 16 ton. Apa yang 4 gandar jembatan ambruk yang 6 gandar ndak? Gak cocok kan. Jembatan harus mampu menahan 100ton dan tidak dipengaruhi oleh jumlah gandar.
lok jepang itu biasa aja. Berat 100ton, TE 33 ton. Koeficient 33%. Ini bisa dicapai dengaan mudah dengan TM-AC. Koefficient max TM-AC sekitar 38%. TM-DC sekitar 20-25%.
Sori ya bos. Beban itu bukan merupakan beban memanjang tetapi merupakan beban titik. Anda sendiri bilang roda itu titik sentuhnya 1 titik.
Jembatan itu memang dihitung dalam keadaan terparah yaitu semua rangkaian masuk di atas jembatan. Tetapi cara pembebanannya adalah titik bukan total seperti yang anda pikir. Bayangkan saja, sebuah papan diletakkan diatas dua tumpuan. Papan itu cuma bisa buat orang dengan berat 80 kg. Lha kalau dilewati orang gendut lalu bawa karung beras lagi, opo enggak patah itu papan. Asumsinya sama, bebannya beban titik.
Irwan Joe

