Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
L O D A Y A - Malam (KA 76) vs Pagi (KA 73)
#16
(23-05-2012, 08:59 AM)Joe_cn Wrote: Wah mantap om , fotonya juga mantap gak gelap, jelas banget dan tulisannya juga enak dibaca membuat saya jadi terasa naek Lodaya lagi...
Iya tuh saya juga pas naek 76 ini BLB di Sumpiuh dan Tambak saya juga bingung kenapa bisa begitu....
Oh ya saya juga baru tau kali stasiun ijo ternyta +25 dan saya juga baru ke TKP Wiki dan benar ada kesalahan informasi disana tertulis +55...

Nice info om....

Terima kasih juga Mas... Xie Xie

Soal BLB SPH-TBK, begitu juga ya dulu? Hmm, apa mungkin regulernya begitu ya, menunggu kepastian silang 89 dimana?

Soal Ijo, iya kmrn pas cek di Wiki kaget, salah data. Cuma belum sempet dikoreksi di TKP-nya, baru bisa lewat TR ini saja...

Baik, berikut lanjutan reportasenya...



Selepas Stasiun Ijo, Lodaya terus melaju menyeberangi Terowongan Ijo. Tiba di ujung satunya, kereta kembali diberhentikan di stasiun berikutnya, Stasiun Gombong. Kereta Api Lodaya masuk ke jalur 1, mendampingi Kereta Api Ekonomi AC Bogowonto yang sudah siap sedia di jalur 3. Berbeda dengan suasana di dalam KA 76 yang sangat sepi karena penumpangnya banyak yang tertidur pulas, penumpang KA 112L terpantau masih banyak yang beraktivitas, bahkan turun ke peron, mungkin karena suhu AC kereta yang terkenal sangat dingin ini. Berikut saya coba foto kereta relasi Pasar Senen-Lempuyangan yang berada di jalur 3...

[spoiler=K3 0 10 11, KA Ekonomi AC Bogowonto]

[Image: IMG_2391copy-1.jpg]
[/spoiler]

Ternyata, di stasiun tersebut, kedua kereta itu akan disusul oleh Kereta Api Ekspres Malam Argo Lawu dari Stasiun Gambir untuk tujuan akhir Stasiun Solobalapan. Pukul 02:21, yang ditunggu-tunggu pun datang juga, ditarik lokomotif bernomor lambung CC 204 09 Dipo Induk Lokomotif Yogyakarta. Meskipun cowcatcher sebelah kiri pada foto masih penyok akibat menghantam truk di daerah Klaten pada 03 Mei 2012 silam � juga saat bertugas menarik rangkaian KA 8 � namun seluruh fog lamp berikut lampu semboyan berfungsi dengan baik...

[spoiler=KA 8 Ekspres Malam Argo Lawu ft. CC 204 09 YK]

[Image: IMG_2392copy-1.jpg]
[/spoiler]

Setelah Argo Lawu lewat, ternyata yang terlebih dahulu diberangkatkan adalah Kereta Api Bogowonto. Kereta Api Lodaya masih ditahan di Gombong sampai Kereta Api Sawunggalih Utama Malam dari Pasar Senen untuk tujuan akhir Kutoarjo masuk jalur 3, ditarik lokomotif bernomor lambung CC 201 60 Dipo Induk Lokomotif Purwokerto...

[spoiler=KA 106 Sawunggalih Utama Malam ft. CC 201 60 PWT]

[Image: 7253517174_c40c3f6509_c.jpg]

IMG_2393 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]

Kereta pun kembali berangkat pada pukul 02:32. Dalam perjalanan menuju Stasiun Kutoarjo, kereta berjalan cukup kencang melewati beberapa stasiun, termasuk Stasiun Kebumen. Kereta hanya menghabiskan waktu 18 menit untuk melahap rute Gombong-Kebumen. Pada akhirnya, kereta kembali berhenti di Kutoarjo setelah melewati perjalanan tanpa henti selama 43 menit...

Suasana stasiun berkode KTA pada dini hari itu, dipotret dari Kereta Api Ekspres Malam Lodaya yang berada di jalur 3...

[spoiler=Stasiun Kutoarjo]

[Image: 7253520138_e82609d6af_c.jpg]

IMG_2394 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr

Di sisi satunya lagi, terdapat rangkaian gerbong semen milik Daerah Operasi V Purwokerto, salah satunya bernomor seri GT 30 64 13...


[Image: IMG_2397copy-1.jpg]
[/spoiler]

Setelah 4 menit berhenti, pada pukul 03:19 KA 76 melanjutkan perjalanan dengan lama keterlambatan 32 menit, dari jadwal keberangkatan pada pukul 02:47...

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Stay tune terus ya...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Messages In This Thread
L O D A Y A - Malam (KA 76) vs Pagi (KA 73) - part 1, chapter 6 - by d'tRAiNeR - 23-05-2012, 11:14 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)