(23-06-2012, 06:04 AM)Nicodio Wrote:maaf kurang lengkap infonya. maksud saya, orang itu beli tiket u/kamis dari jakarta ke malang terus hari jumatnya dari jakarta ke surabaya, agak aneh aja gitu...(23-06-2012, 05:49 AM)MakSaa Wrote:(22-06-2012, 07:05 PM)G_Rardz Stramala Wrote:(22-06-2012, 03:58 PM)Abu Hafsh Wrote: kan nanya??? saya juga kan tidak menyebut kedua orang itu "calo".....kalo bukan ya berarti orang st. purwakarta itu salah sangka. tapi setidaknya ada usahanya untuk meminimalisir percaloan, meskipun tindakannya mungkin "salah", dengan menyimpan fotokopi ktp orang2 yang membeli tiket di stasiun itu, kemudian dibandingkan kalo ada pembeli yang sama, yang dia merasa curiga.
jarang jarang aja lihat kejadian seperti itu....ya .....heran aja, orang itu kamis ke malang, jumatnya ke surabaya dengan nama sama, apa mungkin? (fotokopi ktp yang kemarinnya ada di orang tiketing itu). ud gitu orangnya ga protes lagi,....
Saya ingin menganalisis tulisan yang saya bold tersebut.....Lagipula Kalaupun orang itu memang calo, apa mungkin dia pesan tiket banyak-banyak dengan relasi yang bermacam-macam seperti itu, (antar provinsi lagi)
kalau orang itu dari Malang langsung ke Surabaya pada hari Jumatnya,
dengan menggunakan Kereta Api
Otomatis pilihannya cuma satu, yaitu PENATARAN
sedangkan tiket Penataran hanya bisa dijual pada hari H,
Sudah pasti petugas loket Stasiun PWK menolak melayani orang tersebut
Dan sudah pasti orang tersebut gak akan mungkin protes
demikian analisis saya
logikanya, jika tiket itu harus dijual, tentu si 'calo' tersebut bakal pusing sendiri mikirin cara ngejualnya....
Belum pernah ngelihat calo pegang tiket dgn bermacam-macam relasi mas? Kalau mau ngelihat, datang aja ke loket tiket PSE dan berdiri di sekitaran loket, pasti ada yang nyemperin sambil nawarin "mau ke mana om? Malang? Surabaya? Jogja?"...wakakakak...
Menurut saya calo dapat tiket dari orang dalam stasiun, bahkan antara calo dan pegawai loket sudah saling mengenal. Kalo sudah gini gimana mau diberantas. Saya punya usul diberi efek jera. Pegawai stasiun yang ketahuan jadi calo. Langsung pecat saj.
KA 113 ML-PSE tiketnya 51.000, dijual pada calo jadi 104.000
harus dimulai dari kita, "BELILAH TIKET DARI LOKET RESMI,JANGAN BELI TIKET DARI CALO!"
(22-06-2012, 06:16 PM)see_204XX Wrote:(22-06-2012, 05:21 PM)Abu Hafsh Wrote: terlepas dari kejadian di st. purwakarta itu ya,
tetap saja, calo itu apapun bentuknya, dia itu MENARI DAN BERSENANG-SENANG DI ATAS PENDERITAAN ORANG.
jadi kalo MAU BERANTAS CALO??? jangan beli tiket dari calo, kalo terpaksa? cari alternatif angkutan lain, kalo masih ada yang mau beli tiket dari calo, ya jangan harap percaloan bisa di basmi
Nah kalo calon penumpang KA yg nggak dpt tiket punya pernyataan kyk gini : "mau gmn lagi enaknya naik kereta", trus gimana tuch...?
Tetep ambil dr calo ato meninggalkan stasiun & mencari moda transportasi yg lain...?
cari moda transportasi lain.
ya kalo tetep beli dari calo, berarti percaloan tidak bisa diberantas. karena dengan sebaik apapun sistem, seberat apapun sangsi, susah menanggulanginya kalo tetap ada yang beli tiket ke calo. percaloan juga makin canggih sistemnya, dan pasti harga akan semakin mahal karena resiko makin besar
BELILAH TIKET DI LOKET RESMI, JANGAN BELI TIKET DI CALO!





