11-07-2012, 12:48 AM
Quote:(11-07-2012, 12:33 AM)Nicodio Wrote:(10-07-2012, 05:40 PM)abdisetiawan Wrote:Pertanyaan saya :ya mas dani emang betul sungguh memprihatinkan banyak pihak khususnya bagi konsumen ka dan para railfans.inilah gambaran pt ka kalau mengelola usahanya asal asalan kalau udah dapat untung ujung2nya buntung selamanya.sepertinya sudah jadi tradisi dan budaya di pt ka di era masa lalu dan sekarang ini.pt ka suka menggumbar omongan saja tapi wujudnya selalu nihil.ka tidak hanya joglo semar yang umur beroperasinya pendek tetapi saudara2nya juga banyak yang jadi korban pt ka sendiri misal pandan wangi,banyu biru,maleks,caneks,surokerto,prieks dll dengan alasan okupansinya sedikit,tarif mahal jadi daya belinya lemah dan armadanya rusak.inilah yang harus segera di benahi dan dirombak oleh pt ka untuk selamanya agar ke depanya ka bisa terus diminati dan dicintai para penggunanya.
1. Warna merah pertama : maksudnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) usaha asal-asalan apa mas?
2. Warna merah ke dua : maksud PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengumbar omongan apa?dan contoh pernyataan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengumbar omongan?
3. Warnah merah ke tiga : pnp antri tiket mulai tengah malam, untuk perjalanan 90 hari sebelum perjalanan apa itu tidak dicintai dan diminati?
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah membuat perubahan yang signifikan selama dipegang Pak Yonan, dan saya melihat sangat bagus. Mas abdi kan mengkritik PT.KAI. Ayo dijawab maksud kritkan anda, kita diskusikan forum ini dengan nyaman.
Sudah om - om saya hanya berusaha mendamaikan , tidak perlu pakai urat kalo bisa . Mohon maaf , kan kita hanya berdiskusi disini . Seherusnya bisa saling membantu informasi , mohon maaf bukan maksud saya membela salah satu orang . Saya netral yaaa , hehehe
[spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]


ya mas dani emang betul sungguh memprihatinkan banyak pihak khususnya bagi konsumen ka dan para railfans.inilah gambaran pt ka kalau