10-09-2012, 09:41 PM
(This post was last modified: 10-09-2012, 09:48 PM by Martu Hares P.)
Mau tanya dikit nih, rem loko itu gak ikut kepasang waktu rem rangkaian diikat/diaktifkan ya?
Setau saya waktu baca-baca di internet, rem loko ngikut rem rangkaian tapi bisa dilepas secara manual saat rem rangkaian diaktifkan (bail out).
Biar loko ga ikut ngerem, handle independent brake/rem loknya diganjel mas, biasanya pake kayu atau batu, kadang pake pulpen atau korek gas
pkoknya yg bisa buat ganjel, biar anginnya loss.
Sepertinya sih begitu...
Hayo,
para pakar mungkin bisa membantu ?
Soalnya kan D Elektrik...
Memang dalam posisi kecepatan rendah,
maks 35 km atau berapa gitu,
lupa juga sih...
[/quote]
Rem dinamik itu bukan di kecepatan rendah, tapi pada posisi mesin (mendekati) idle. Mesin cuma menyuplai sedikit listrik untuk kumparan medan TM. Kebalikannya, rem dinamik cuma berfungsi di kecepatan (jalan) tinggi karena di kecepatan rendah torsi pengereman dari TM tidak terlalu besar. Bisa dianalogikan dengan dinamo lampu sepeda, makin cepat sepedanya jalan makin terang lampunya.
Efek rem dinamik lumayan kuat, kalau nggak perhitungan bisa menyebabkan rangkaian anjlok.
[/quote]
Dinamic brake digunakan pada V min 30 km/jam, throttle harus posisi idle. Jarang atau bahkan ga pernah digunakan sama sekali. Untuk 204 sih mungkin masih oke kalo mau coba digunakan tp utk 201/203 grid/tahanannya sudah tdk bgtu baik takutnya malah TMnya bisa kebakar.
Setau saya waktu baca-baca di internet, rem loko ngikut rem rangkaian tapi bisa dilepas secara manual saat rem rangkaian diaktifkan (bail out).
Biar loko ga ikut ngerem, handle independent brake/rem loknya diganjel mas, biasanya pake kayu atau batu, kadang pake pulpen atau korek gas
pkoknya yg bisa buat ganjel, biar anginnya loss.Sepertinya sih begitu...
Hayo,
para pakar mungkin bisa membantu ?
Soalnya kan D Elektrik...
Memang dalam posisi kecepatan rendah,
maks 35 km atau berapa gitu,
lupa juga sih...

[/quote]
Rem dinamik itu bukan di kecepatan rendah, tapi pada posisi mesin (mendekati) idle. Mesin cuma menyuplai sedikit listrik untuk kumparan medan TM. Kebalikannya, rem dinamik cuma berfungsi di kecepatan (jalan) tinggi karena di kecepatan rendah torsi pengereman dari TM tidak terlalu besar. Bisa dianalogikan dengan dinamo lampu sepeda, makin cepat sepedanya jalan makin terang lampunya.
Efek rem dinamik lumayan kuat, kalau nggak perhitungan bisa menyebabkan rangkaian anjlok.
[/quote]
Dinamic brake digunakan pada V min 30 km/jam, throttle harus posisi idle. Jarang atau bahkan ga pernah digunakan sama sekali. Untuk 204 sih mungkin masih oke kalo mau coba digunakan tp utk 201/203 grid/tahanannya sudah tdk bgtu baik takutnya malah TMnya bisa kebakar.
RF Martu Hares P, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
