17-10-2012, 08:52 AM
Ikutan juga yaa..
Kejadiannya udah agak lama sih, di kampung ane Kemranjen, Banyumas.
Saya dan kawan2 mau kembali ke Jakarta pakai Serayu relasi KYA-PSE, brkt jam 7-an dari KYA. Kita2 semua ndilalah kesiangan, jam 6 baru pada bangun karena setelah shalat Subuh pada tidur2an malah bablas
Akhirnya grabag grubug lah kita semua, nggak pakai mandi+dandan, pakai baju dan celana sekena-kenanya, wes pokoke penampilan ancur lebur
Yang sialnya kita menginap di rumah simbok, agak jauh dari jalan utama, lari-lari an kita. Sampai jalan utama, nunggu 15 menit-an nggak ada bis yang lewat. Mulai ketar ketir semua, akhirnya ada andong/dokar datang, dibooking lah untuk ke Sta KYA. Itu kuda dipecut abis-abisan supaya ngebut
kasian juga sih
tapi gimana lagi...
Pas sampai di perlintasan Sta KYA, kita udah senang-senang, kita ngomong "Aaahh kereta kan biasa telat laah, masih bisa, masih bisa... " Tiba2 perlintasan tertutup, terlihat rangkaian kereta kuning-biru meluncur dari arah Sta KYA ke arah Jakarta. "Waduuh, jangan2 ini Serayu nyaaa!"
Sampai KYA lemes kita semua, yg barusan lewat itu betul Serayu. Bye bye Serayu... akhirnya karena kadung malu, kita tetap pulang pakai Sawunggalih. Duh tekor banget dan niat menikmati pemandangan khas Serayu jadi pupus
Demikian, jgn ditiru yaa
Kejadiannya udah agak lama sih, di kampung ane Kemranjen, Banyumas.
Saya dan kawan2 mau kembali ke Jakarta pakai Serayu relasi KYA-PSE, brkt jam 7-an dari KYA. Kita2 semua ndilalah kesiangan, jam 6 baru pada bangun karena setelah shalat Subuh pada tidur2an malah bablas

Akhirnya grabag grubug lah kita semua, nggak pakai mandi+dandan, pakai baju dan celana sekena-kenanya, wes pokoke penampilan ancur lebur
Yang sialnya kita menginap di rumah simbok, agak jauh dari jalan utama, lari-lari an kita. Sampai jalan utama, nunggu 15 menit-an nggak ada bis yang lewat. Mulai ketar ketir semua, akhirnya ada andong/dokar datang, dibooking lah untuk ke Sta KYA. Itu kuda dipecut abis-abisan supaya ngebut
kasian juga sih
tapi gimana lagi...Pas sampai di perlintasan Sta KYA, kita udah senang-senang, kita ngomong "Aaahh kereta kan biasa telat laah, masih bisa, masih bisa... " Tiba2 perlintasan tertutup, terlihat rangkaian kereta kuning-biru meluncur dari arah Sta KYA ke arah Jakarta. "Waduuh, jangan2 ini Serayu nyaaa!"
Sampai KYA lemes kita semua, yg barusan lewat itu betul Serayu. Bye bye Serayu... akhirnya karena kadung malu, kita tetap pulang pakai Sawunggalih. Duh tekor banget dan niat menikmati pemandangan khas Serayu jadi pupus

Demikian, jgn ditiru yaa
