19-12-2012, 10:53 AM
Quote:Untuk menyukseskan itu, PT KA meminta DPRD memfasilitasi dan mengundang Dirjen Perhubungan agar programnya sinergis. Karena, bila jalur tersebut dibuka, maka trafik pemberangkatan kereta Jakarta-Bogor akan padat.
â€Saat ini, jeda per kereta antara lima sampai tujuh menit. Nah, bila jalur Nambo dibuka, maka jedanya jadi per tiga menit, itu akan sangat padat. Makanya perlu ada sinergitas dengan Dirjen Perhubungan,†katanya.
menurut saya sebenarnya tidak perlu rangkaian baru untuk jakarta-nambo. cukup krl2 yang nanti pulang/pergi dipo nambo singgah saja di halte/stasiun2 di jalur ini sambil membawa penumpang. jadi trafik juga tidak terbebani, krl juga dapat pemasukan tiket. lumayan daripada pulang dipo bawa krl kosongan.
Quote:Dalam pertemuan itu, Komisi C juga mengusulkan perluasan Statsiun Bojongede. Pertimbangannya, Jalan Raya Tegar Beriman saat ini sudah dibuka empat jalur. â€Kami usulkan agar stasiun itu dipindahkan mendekati jalan Tegar Beriman,†terang politisi PDIP ini.
wah, sabar pak anggota dewan. memindahkan atau membangun stasiun itu tidak segampang bikin halte bus atau pangkalan ojek yang bisa ditempatkan dimana saja. sebab harus memperhitungkan posisi sinyal dan kelandaian terase ditempat yang akan dibuat stasiun.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

