02-01-2013, 06:45 PM
(30-12-2012, 02:18 PM)PJL_Hunter Wrote: Akibat bangun kesiangan, gak bisa make Prameks pagi, Sriweks adanya jam 14:30 takut gak dapet KA pulang ke YK ntar. Akhirnya ya milih 212A...Ternyata ini rangkaiannya, sampe SLO sekitar pukul 15.45
Laporan singkat Prameks 212A, YK-SLO
Jadwal: 13:20 dari YK, 14:36 di SLO
Kenyataan: 14:15 MASIH di YK. Sampai SLO entah kapan
10x start-up maju-mundur ngadat, AC mati-hidup terus2an. Akhirnya saya loncat setelah pintu dibuka jam 14:00 setelah 1/2 jam tersangkut di jalur 2 YK. Sampai postingan ini ditulis, belum ada jalan. Bahkan sampai disusul GoLis dari BD. Karena ingat PLH di Kalasan waktu itu diawali oleh keberangkatan yang udah enjut-enjutan, dan perasaan saya jadi nggak enak setelah 3x start-up gak jalan2 (Ditambah Ibu saya kebetulan ngobrol ama mahasiswa dari SLO yang ternyata saksi hidup dan menjadi korban PLH Kalasan dan dia berkata "nggak biasanya begini"), akhirnya saya memutuskan untuk turun sesegera mungkin ketika pintu kereta dibuka jam 14:00 (sebelumnya sudah memutuskan turun di LPN andaikata jalanpun)... Beberapa penumpang pun juga ikut turun.
EDIT: 14:20, Prameks akhirnya meninggalkan YK, terlambat 1 jam... Semoga selamat sampai tujuan
Kira-kira valid gak ya kalau pengalaman beginian jadi TR? Apa masukin di trit ini saja?
[spoiler]
________________________________________________________________________________________________________________
Sekedar TR sederhana. Kemarin tgl 30 saya dari SLO ke YK naek Sriwedari, baliknya naek Pramex. Di jadwal KA Pramex dijadwalkan tiba di YK dari KTA jam 19.15. Di Peron jalur 3 stasiun Tugu banyak sekali penumpang menunggu
KA akhirnya tiba dan para penumpang berebut masuk termasuk saya dan orang tua saya. Namun sayang tidak dapat duduk. Dapat rangkaian tahun 2005 yang ada strip batiknya dan suara Semboyan 35 nya mirip terompet supporter bola
Banyak yg turun di PWS. dan tiba di SLO sekitar pukul 20.30


. Karena ingat PLH di Kalasan waktu itu diawali oleh keberangkatan yang udah enjut-enjutan, dan perasaan saya jadi nggak enak setelah 3x start-up gak jalan2 (Ditambah Ibu saya kebetulan ngobrol ama mahasiswa dari SLO yang ternyata saksi hidup dan menjadi korban PLH Kalasan dan dia berkata "nggak biasanya begini"), akhirnya saya memutuskan untuk turun sesegera mungkin ketika pintu kereta dibuka jam 14:00 (sebelumnya sudah memutuskan turun di LPN andaikata jalanpun)... Beberapa penumpang pun juga ikut turun.