25-02-2009, 10:58 AM
Quote:detik.com wrote
Longsor Jalur Kereta di Garut
Lokasi Terpencil, Evakuasi Menjadi Empat Hari
Bandung - Humas Daerah Operasi (Daop) Kereta Api II Bandung Bambang S Prayitno memprediksi jalur kereta yang terkena pergerakan tanah sepanjang 70 meter baru dapat beroperasi normal empat hari ke depan. Hal itu disebabkan karena lokasi bencana cukup terpencil.
Sebelumnya Bambang memprediksi evakuasi dari pergerakan tanah di bawah jalur kereta di jalur Stasiun Cipeundeuy dan Bumi Waluya atau pada Km 233+9/nol akan normal berfungsi tiga hari ke depan.
"Diprediksi empat hari dan bukan tiga hari. Ini setelah melihat daerah bencana yang cukup terpencil dan jauh dari jalan raya," kata Bambang kepada detikbandung, Rabu (25/2/2009).
Meski demikian, kata Bambang, alat-alat berat sudah mulai masuk dan dioperasikan untuk mengevakuasi pergerakan tanah di sana. "Kemarin baru dilakukan evakuasi dengan mengerjakan apa yang bisa dikerjakan, tapi mulai sekarang alat-alat berat beckhoe sudah berada di lokasi," kata Bambang.
Longsor terjadi pada pukul 16.30 WIB akibat hujan lebat yang turun berhari-hari. Akibat longsor tersebut, tujuan dari timur ke Bandung dan sebaliknya mati total. Penumpang terpaksa harus menambah waktu perjalanannya.
Sebelumnya diberitakan, untuk kereta ke arah timur seperti, mutiara selatan, turangga, lodaya malam, kahuripan dan kutojaya selatan harus memutar ke arah Cikampek. Sedangkan untuk kereta yang masuk dari timur ke Bandung, seperti, Argo Wilis dan Pasundan harus berhenti sampai Stasiun Tasikmalaya. Para penumpangnya dipindahkan naik bus.(ahy/ern)
jadi gak ya mblusukannya
