08-07-2013, 07:47 PM
(08-07-2013, 07:14 PM)CC-201-23 Wrote:(08-07-2013, 06:29 AM)ady_mcady Wrote: resiko sistem single trip ya kayak begitu. kalau pun pengawasan oleh pkd diperketat, dan semua lubang tikus di stasiun ditutup, peluang bocor masih ada. bisa saja penumpang habis beli dan ambil kartu comet langsung balik kucing keluar stasiun gak jadi naik krl.
paling aman ya pakai sistem refund kayak naik mrt singapura. jadi awal beli tiket maka tarif dibuat lebih mahal karena ditambah nilai harga fisik kartunya. nanti penumpang harus refund sendiri di stasiun keluar, kalau nggak mau rugi.
cuma kan ribet kalau diterapkan pada saat ini. belum lagi masyarakat yang belum familiar dengan sistem refund.
Pengenalan sistem barunya aja udah ngos2an, di beberapa tempat ga optimal. Kalo mau dibikin sistem seperti itu, butuh berapa banyak uang, waktu & tenaga yang akan dikeluarkan lagi...?
rakyat indonesia kurang siap dengan teknologi begini... tapi biasanya kalo udah agak lamaan bisa lancar sih, inget waktu peralihan dari tiket edmondson/karton ke tiket kertas? semua dijadiin koleksi
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM

