11-11-2013, 06:23 AM
(This post was last modified: 11-11-2013, 06:28 AM by spoor_hunter.)
(10-11-2013, 11:09 PM)Dimas Bilal Wrote: Mantap Pak spoor_hunter idenya. Usul juga, jikalau emang pnp pangrango harus dr paledang, ga masalah. Tp saya harap ada pengecualian untuk pnp CL yg ingin melanjutkan ke SI dengan pangrango. Seperti desain Pak spoor_hunter, mungkin bisa di buat tempat tap kartu single trip dan boarding di peron jalur 1. Jadi pnp CL yang lanjut ke SI tidak perlu repot memutar peron atau berjalan ke paledang. Tp untuk pnp yg memang awal keberangkatannya dari bogor, tetep naik dari halte paledang. Gitu aja sih usul saya. Heheheheh.
yang punya TS, maaf ya oot lagi.
boleh juga sih kalo mau dipasang tap out dan boarding di peron jalur 1. masalahnya tap out sendiri sudah ada di pintu selatan. jadi tap out di jalur satu tidak perlu dibuatkan karena lintas pejalan kaki yang saya buat sesuai layout nomor 2. itu melewati jalur weselan dan tembus ke kantin yang berada di pintu timur.
[spoiler]
[/spoiler]sekedar alternatif yang diberikan PT.Sepur
atau kalau enggak mau ribet, PT.sepur bisa memakai layout pertama.
para penumpang KRL yang mau lanjut dengan KA Pangrango (sebaliknya) harus memutar melewati PJL muslihat dan masuk pintu timur.

Btw, sekedar usul jika layout pertama dan yang kedua di gunakan oleh PT.Sepur
Jadi halte paledang nantinya masih tetap digunakan untuk turun penumpang yang dari SI.
sedangkan untuk keberangkatan ke SI-nya tetap dari BOO di jalur 1.
intinya mencegah tumpang tindih ketika naik turun penumpang :p
Jaaahh.. oot lagi, yuk dah

![[Image: hira148591.gif]](http://img716.imageshack.us/img716/2167/hira148591.gif)