17-01-2014, 12:52 PM
(17-01-2014, 12:48 PM)adhit89 Wrote:(17-01-2014, 10:10 AM)Wanda Fathoni Wrote:(17-01-2014, 09:52 AM)stasiunkastephanie Wrote:iya si emg trip dhoho mampir bnyak kota, beda bgt sma yg krd bjn paling2 yg pnp bnyk d tandes, kandangan, lmg, bbt, bjn hoho, harapan saya sih setidaknya ada 2x trip bwt krd bjn sbi-bji & ada ka lokal kbrngkatan siang hmm(17-01-2014, 09:30 AM)Wanda Fathoni Wrote: Eh kenapa sih ya ka kayak rapi dhoho keberangkatan/kedatanganya lbh dari 1, sedangkan ka krd bojonegoro cuman sekali dlm sehari ? kan bojonegoro jga jauh dari sby, saya rasa pnp di sgu lbh diutamakan ketimbang yg sbi hehehe, mungkin ada yg mau beri pencerahan ? thanks
Mungkin karena faktor SGU yg mengcover sebagian besar wilayah Jatim, makanya trip Penataran/Dhoho itu lebih banyak, lagian setau gw penduduk Jatim kebanyakan ngumpulnya di bagian tengah, selatan, & timur (tapal kuda), lah sedangkan di wilayah utara itu kan lebih sedikit penduduknya, makanya mungkin trip KRD BJN tu lebih dikit. Atau mungkin juga faktor subsidi yg diberikan pemprov Jatim ke Penataran/Dhoho itu kan lebih besar dari subsidi untuk KRD BJN, makanya tripnya cuman 1 aja. CMIIW
Kalo memang nantinya di tambah sekelas capeks bukan jaminan KA ini laku
soalnya harga KA Capeks ini lebih mahal di bandingkan KRD ini yg 5000an.. hehe

