12-02-2014, 09:51 PM
(12-02-2014, 08:49 PM)AN88Sepoor Wrote:(12-02-2014, 08:20 PM)spoor_hunter Wrote:(12-02-2014, 07:41 PM)AN88Sepoor Wrote: Itu reservasi di web pt. Sepur baru dimunculin relasi'y aja, belum dijual ke publik kursi'y alias belum di defaultkan. Kalo teliti cek H-1 wktu rango mw launching dan siliwangi di waktu lalu pun sperti itu sistem'y. Nanti jg stelah telex turun baru di sistem mulai dibuka penjualan kursi. Utk tarif parsial saya jg setuju skali, karna kan utk KA boo-si-cj ini belum di subsidi sama pemerintah jd tarif masih sperti itu. Saya menduga begini, saat pangrango sukses smpe skr okupansi'y masih oke trus siliwangi launching dan ternyata sepi animo'y, lalu dievaluasi dan skr ruter digabung diperpanjang dgn 1 tiket tp harga masih sama. Kita liat saja setelah jalan, jika relasi pnp ternyata msih lebih banyak yg relasi boo-si dan sepi utk si-cj begitupun sebaliknya maka dievaluasi kembali dan bisa jadi tarif disesuaikan sperti tarif parsial yg om @spoor_hunter jabarin diatas. Begitu menurut saya. Selebih'y cuma pt. Kai aj yg punya otoritas. Apa di web pt. Sepur ada kolom utk saran dan kritik?? Atau halaman utk buku tamu'y?? Jika ada, ada baik'y kita tumpahin disitu apa yg jd unek2 kita atau lwt twitter jg bsa kita push stiap hari di @121KAI.. Ayooo kita JR bareng PP ke CJ.. Hehe.. Cmiiw..
untuk saat ini di web resminya baru bisa menerima via email untuk kritik dan sarannya.
[email protected]
btw sekedar menanbahkan mengenai harga tiket BOO - CJ PP baik untuk pangrango maupun siliwangi di tanggal 17, jika harga tiketnya masih tetap sama K1 85rb - K3 40rb.
sebaiknya harga tiket tersebut di berlakukan untuk KA Pangrango Express saja dengan staformasi Loko - 3 K1 - 3 K3 dan 1 KMP. kemudian jadwal pemberangkatan & pemberhentian stasiunnya hanya di 3 tempat saja ( BOO - SI - CJ ) dengan jadwal PP-nya sebanyak 3 - 5 kali (durasi perjalanan kurang lebih selama 3 jam).
saya pikir penumpang pengguna setia pangrango makin senang dan tidak keberatan jika harga tiketnya segitu.
sedangkan KA Siliwanginya di jadikan KA Lokal yang berhenti di setiap stasiun dari lintas BOO s/d CJ dengan jadwal PP-nya sebanyak 3 kali saja.
dan tentunya di berlakukan tarif parsial, sehingga mayarakat yang mempunyai daya beli pas-pasan / kurang cukup bisa mencicipi KA ini setiap harinya.
untuk staformasinya Loko - 1 K1 - 5 K3 - 1 KMP dengan durasi perjalanan kurang lebih 5 jam.
* Ngimmmmpi......
Setuju mas jika seperti itu. Inti'y ada beberapa jdwal perjalanan PP utk KA express yg cuma brenti hanya di boo, si dan cj dan ada KA lokal yg berhenti di stiap stasiun dgn tarif parsial. Utk KA'y bsa milih pake nama Pangrango atau Siliwangi utk express sedangkan lokal jg sama tinggal dipilih saja dgn nama apa dan stamformasi disesuaikan dr animo saja. Atau kalo bisa comeback BuGe nya (Ngayal jg). Brarti nanti'y jika ancer2'y sperti itu ya bakal ada persilangan di stasiun tertentu, tentu sarana prasarana wesel, dan sepur lain d stiap stasiun yg belum aktif harus diaktifkan utk terjadi persilangan'y. Brarti bisa di push terus d twitter @121KAI utk uneg2'y sementara.
Kalau masalah persilangan yang bisa di lewati 2 KA sekaligus.
1. BOO ---> sudah pasti. tinggal di atur saja penempatan KRL CL-nya.
2. Paledang ---> Kalo bisa yang express di utamakan ketika berangkat menuju SI / CJ setelah itu baru KA lokalnya.
3. Batu Tulis ---> sebenarnya bisa saja menghidupkan jalur 1 dengan rel & bantalan seadanya.
4. Maseng ---> Jalur 2 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
5. Cigombong ---> Jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
6. Cicurug ---> Jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tetapi perlu dibuatkan jalur 3 khusus untuk KA Aqua yang sedang stabling.
7. Parung Kuda ---> Jalur 1 & 3 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
8. Cibadak ---> Jalur 2 perlu penggantian bantalan dengan bantalan Besi / Beton. sedangkan untuk tipe rel yang lama tidak usah di ganti jika memungkinkan.
9. Karang Tengah ---> sama halnya dengan stasiun cibadak.
10. Cisaat ----> Jalur 1-nya bisa digunakan dan perlu di tambahkan batu kricaknya.
11. SI ---> jalur 3 kalo bisa di tambahkan kancing pandrolnya. (jangan mengandalkan las-an, karena hasil las-an sewaktu-waktu bisa lepas.)
12. Gandasoli ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
13. Cireunghas ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
14. Lampegan ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tapi perlu dilakukan perbaikan tikungan dan penambahan batu kricaknya.
15. Cibeber ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
16. Cilaku ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tapi perlu perbaikan wesel dan persinyalan.
17. CJ ---> Gerbong kricak di jalur 3 segera dipindahkan ke jalur eks DIPO Loko Cianjur.
demikian laporan jalur KA yang masih layak di gunakan untuk silangan KA express (kedepan) dengan KA Lokal yang berhenti di stiap satasiun. cmiiw...

monggo kalo ada yang mau menambahkan.


![[Image: hira148591.gif]](http://img716.imageshack.us/img716/2167/hira148591.gif)