12-02-2014, 10:00 PM
(12-02-2014, 09:51 PM)spoor_hunter Wrote: Kalau masalah persilangan yang bisa di lewati 2 KA sekaligus.
1. BOO ---> sudah pasti. tinggal di atur saja penempatan KRL CL-nya.
2. Paledang ---> Kalo bisa yang express di utamakan ketika berangkat menuju SI / CJ setelah itu baru KA lokalnya.
3. Batu Tulis ---> sebenarnya bisa saja menghidupkan jalur 1 dengan rel & bantalan seadanya.
4. Maseng ---> Jalur 2 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
5. Cigombong ---> Jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
6. Cicurug ---> Jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tetapi perlu dibuatkan jalur 3 khusus untuk KA Aqua yang sedang stabling.
7. Parung Kuda ---> Jalur 1 & 3 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
8. Cibadak ---> Jalur 2 perlu penggantian bantalan dengan bantalan Besi / Beton. sedangkan untuk tipe rel yang lama tidak usah di ganti jika memungkinkan.
9. Karang Tengah ---> sama halnya dengan stasiun cibadak.
10. Cisaat ----> Jalur 1-nya bisa digunakan dan perlu di tambahkan batu kricaknya.
11. SI ---> jalur 3 kalo bisa di tambahkan kancing pandrolnya. (jangan mengandalkan las-an, karena hasil las-an sewaktu-waktu bisa lepas.)
12. Gandasoli ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
13. Cireunghas ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
14. Lampegan ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tapi perlu dilakukan perbaikan tikungan dan penambahan batu kricaknya.
15. Cibeber ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan.
16. Cilaku ---> jalur 1 Sudah bisa digunakan untuk silangan tapi perlu perbaikan wesel dan persinyalan.
17. CJ ---> Gerbong kricak di jalur 3 segera dipindahkan ke jalur eks DIPO Loko Cianjur.
demikian laporan jalur KA yang masih layak di gunakan untuk silangan KA express (kedepan) dengan KA Lokal yang berhenti di stiap satasiun. cmiiw...
monggo kalo ada yang mau menambahkan.
Yg paling parah itu Karang Tengah (KE) rel utuh tp bantalan'y kayu kropos dan itupun jarang2. Lampegan (LP) sepur 1 nya utk rel msih patah2 tuh n kayu kropos btuh diupgrade. Nah kalo BTT, itu kalo Pangrango 7118/ yg trakhir udah lwt, beuh gerobak asongan lgsung markir di rel'y ditutup. Sepur 1 BTT + jembatan'y harus dipasang rel n bantalan'y n jembatan dicek. Stasiun sisa'y udah bsa dilakukan persilangan sperti mas bilang..
"Prioritize traveling anywhere by
if there"

