28-02-2014, 08:59 AM
(27-02-2014, 11:13 PM)Batpod Wrote:(27-02-2014, 10:17 PM)slamtrack Wrote:1. @spoor_jadul, thanks buat informasinya. Apakah KRLnya mengangkut penumpang atau hanya untuk tempat istirahat (istilahnya apa ya?) di Nambo? Harapannya bisa mengangkut pnp walaupun cuma feeder.(27-02-2014, 09:21 AM)spoor_jadul Wrote:Padahal jikalo petak citayam-nambo di buat double track...tambah mantap yak...si Cl yg lewat sini...terus dari nambo berharap nantinya bisa diteruskan dibuat tracj sampai....citerep...jonggol...cariu..ketemu dah .cianjur-pdl-Bd(17-02-2014, 07:53 PM)Bogor_station Wrote: Mana nih sudah 2014 KRL nya tidak jalan jalan
krl dapat masuk ke lintas citayam - nambo ditargetkan oleh direktorat jenderal perkeretaapian ( kemenhub ) dapat dioperasionalkan maksimal sebelum akhir tahun 2014.
saat ini masih progress penyediaan supplay daya listrik dari PLN.
2. @slamtrack, saya juga berpikir seperti itu, kenapa gak sekalian dari dulu waktu dibangun lansung DT. Tapi untuk track yang bro @slam bilang yaitu Gunung Putri (Citeureup)-Nambo-Jonggol-Cariu-Cianjur, menurut saya agak sulit karena bergunung-gunung seperti pada petak PWK-PDL. Biaya pembuatannya juga pasti sangat mahal sekali. Lebih baik jalur Nambo diperpanjang sampai Cikarang, jadi Citayam-Nambo-Cikarang
Sebetulnya memang bakal dibuat DT Kang, tapi sama seperti jalur lainnya, selama belum padat lintasannya ya single track dulu, selain itu karena keburu krisis moneter. Coba lihat lebar tanah di jalur ini, hampir semuanya sengaja dipersiapkan untuk DT. Yg urgent setelah jakur ini aktif, pembuatan jalur dua dan tiga di setiap stasiun/halte yg ada di jalur ini
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya



