Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
L O D A Y A - Malam (KA 76) vs Pagi (KA 73)
#99
(01-07-2014, 09:26 PM)Ardhani Muhad Wrote:
Maaf agak OOT, itu evonext punya Queen Trans. Klo punya Gege transport, warnanya memang sama-sama hitam tapi ada livery laba-labanya

Monggo dilanjut, jadi kangen naik lodaya pagi Hehe..

Oke, makasih pencerahannya... Xie Xie

(01-07-2014, 10:30 PM)Darfian_R Wrote: Ish, jadi kesel gimanaaaaa, gitu, masinisnya gak pernah bikin rangkaiannya preipal, dah -_- tapi, berarti, TR-nya bagus, bisa bikin saya menjiwai Xie Xie

Iya nih, gatau kenapa, dua kali BLB semuanya nggak langsung preipal... BTW makasih udah ikut menyimak TR saya... Xie Xie

(02-07-2014, 05:19 PM)triez_RF Cirebon Wrote: wah, BLB nya itu loh. 2 tahun bro.
kalo naik sepoor, udah berapa ratus kilo itu?Ngakak

lodaya jalurnya eksotis banget.
pengen nyoba sekali lagi, namun apa daya waktu tidak memungkinkan :'(

Iya nih, lama banget... tapi mumpung liburan sekarang lagi nggak ada rencana jalan-jalan karena ngambil SP, yaudah mending dirampungin aja dulu TR yg lama... Ngakak

BTW setuju tuh, jalur Priangan Timur emg eksotis banget, pengen rasanya iseng joyride lintas BD-BJR... tapi sayang tiket buat menikmati jalur itu terbilang mahal, buat Lodaya Bisnis BD-BJR PP dibanding iseng naik GoPar Bisnis BD-GMR PP... alternatif K3 sih ada, tapi jadwal Pasundan dari KAC terlalu pagi buat saya yg tinggal di CMD... kalo naik Serayu pulangnya kemaleman... Sad

(01-07-2014, 02:56 PM)yogisuryawan Wrote: Dan ternyata?? Wah jadi penasaran..

Oke, lanjutan TR-nya segera dipost...

Dan ternyata...

“KA Lodaya, tunggu lok dari Bandung...”

Pertama-tama denger, dipikir salah. Tapi lama-kelamaan, karena tidak juga diberangkatkan, akhirnya percaya juga. Ditambah comment di status FB yang menyebutkan ada lokpen dikirim dari Bandung ke arah timur...

Pertama kalinya naik kereta siang dari arah timur Bandung, dan untuk pertama kalinya juga merasakan kereta yang ditumpangi mogok di tengah jalan. Ternyata benar kecurigaan saya ketika, selepas Ciawi tadi, kereta mendadak pelan, bahkan berhenti beberapa saat. CC 204 03 ternyata lagi tidak fit untuk menjajal jalur ekstrem Priangan Timur, dan menyerah ketika tiba di Stasiun Leles...

Penumpang pun ada yang turun ke peron, atau tetap tinggal duduk di dalam kereta. Ada yang menelepon kerabat atau rekan yang akan menjemput, ada yang hanya berdiri dan melihat-lihat suasana, ada yang membeli jajanan, tetapi hanya saya yang sibuk memotret suasana di sana. Berikut beberapa hasil foto ketika Lodaya menunggu bala bantuan dari Bandung di Stasiun Leles:

[spoiler=K1 0 54 02 BD, livery Satwa, sebagai Eksekutif 2 KA 73]

[Image: IMG_2798+-+Copy.JPG]
[/spoiler]

[spoiler=K1 0 67 14 yang saya tumpangi]

[Image: IMG_2800+-+Copy.JPG]
[/spoiler]

Akhirnya, bala bantuan yang dinanti-nanti tiba juga. Lokpen dengan nomor lambung CC 204 15 dikirim dari Dipo Induk Lokomotif Bandung. Lagi-lagi, kereta yang saya tumpangi ditarik lokomotif “double 08” ini...

[spoiler=DT ciuman]

[Image: IMG_2801+-+Copy.JPG]
[/spoiler]

Setelah lokomotif bantuan tiba, kondektur penumpang beranjak dari ruang PPKA menuju arah lokomotif, disaksikan kumpulan penumpang yang menunggu di peron stasiun...

[spoiler=KP KA 73, setelah lokpen digandengkan dengan rangkaian KA 73...]

[Image: IMG_2803+-+Copy.JPG]
[/spoiler]

Penumpang Eksekutif 1 yang sedang berkumpul di peron dekat pintu kereta setelah membeli jajanan, tampak masih mengobrol menanti pemberangkatan kembali...

[spoiler=Aktivitas penumpang sambil menunggu keberangkatan...]

[Image: IMG_2805+-+Copy.JPG]
[/spoiler]

Masih bersambung...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Messages In This Thread
L O D A Y A - Malam (KA 76) vs Pagi (KA 73) - part 2, chapter 15 - by d'tRAiNeR - 03-07-2014, 10:10 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)