(04-07-2014, 11:03 AM)yogisuryawan Wrote: Berarti pas disuruh maju lagi sama PPKA Stasiun Leles, itulah sisa2 tenaga yang masih ada di CC 204 03
Menunggu berapa lama mas?
ya bisa dibilang begitu, habis itu udah bener-bener nyerah buat lanjut sampe BD...
(04-07-2014, 09:15 PM)dhika_railfans Wrote: idem nih ama agan yogisuryawan, nunggu lokpen nya berapa lama ya...
kan lintas BD - Leles lumayan jauh juga tuh..
nunggu lokpennya waktu itu sekitar 40 menit, ditambah prosedur pasang lokpen dan prosedur laporan KP ke PPKA, ditotal KA 73 waktu itu berhenti di Leles selama 49 menit...
(06-07-2014, 12:50 AM)Darfian_R Wrote: Oiya, lupa bertanya... Kenapa lok si Lodaya butuh lokpen?HSD-nya habis? Atau, mesinnya rusak?
sepertinya ada masalah di mesinnya, karena sejak lewat Stasiun Ciawi (jalurnya naik-turun) tarikan lokonya nggak sekuat sebelum-sebelumnya... mungkin juga waktu berhenti di Cipeundeuy, kru KA 73 minta lokpen ke BD via PPKA CPD, dan biar nggak perlu nunggu lama, ya loko 204 03 "dipaksa" naik sampe Leles buat dijemput 204 15...
oke, TR-nya akan segera dilanjutkan...

Masih dari Leles, saat-saat menjelang keberangkatan KA Lodaya, tampak sang kondektur sedang membicarakan sesuatu dengan seorang petugas lainnya...
[spoiler=Diskusi sejenak...]
[/spoiler]
Sinyal keluar aman, kondektur penumpang didampingi seorang Polsuska siap untuk memberangkatkan kembali Kereta Api Ekspres Siang Lodaya menuju tujuan akhir, Stasiun Bandung...
[spoiler=Persiapan untuk kembali melanjutkan perjalanan...]
[/spoiler]
Setelah 49 menit berhenti, tepat pukul 17:21 KA 73 kembali melanjutkan perjalanan. Seharusnya, saat itu rangkaian telah beristirahat di jalur 2 Stasiun Bandung selama 18 menit, dari jadwal kedatangan pada pukul 17:03. Lepas Stasiun Leles, suasana mulai gelap, sehingga saya batal untuk memotret liukan kereta di tikungan besar Leles. Melewati Stasiun Lebakjero pada pukul 17:31, KA 73 bersilang dengan KA 324 Lokal tujuan akhir Cibatu. Dari dalam kereta terlihat para penumpang kereta lokal tersebut memperhatikan rangkaian kereta kelas Eksekutif-Bisnis yang terlambat tersebut berjalan di depan mata mereka...
Ternyata, kereta harus sekali lagi berhenti luar biasa di Stasiun Nagreg, stasiun aktif di Indonesia dengan elevasi dari permukaan laut tertinggi, yaitu +848...
[spoiler=NAGREG +848 m]
[/spoiler]
Sinyal aman menuju Lebakjero, tampak kemiringan jalur yang menanjak tersebut...
[spoiler=Nanjak menuju LBJ...]
[/spoiler]
Di stasiun ini, KA 73 bersilang dengan KA 96 Ekspres Malam Mutiara Selatan dari Bandung untuk tujuan akhir Surabaya, lokomotif dinas CC 203 38 Dipo Induk SDT. Berikut rekaman videonya:
Setelah bersilang dengan Mutiara Selatan, Lodaya pun kembali melanjutkan perjalanan mengejar keterlambatan. Langit sudah gelap ketika kereta melintasi Stasiun Cicalengka, dengan rangkaian KRD Ekonomi tersedia di jalur 3 atau sebelah kiri arah laju kereta. Kereta terus dikebut melewati Stasiun Haurpugur, Rancaekek, dan Cimekar, sebelum akhirnya kembali berhenti di jalur 3 Stasiun Kiaracondong. Di jalur 2 tersedia rangkaian KRD Patas, dengan lok CC 201 93 milik Dipo Induk Lokomotif Bandung...
Dua menit berhenti, kereta kembali diberangkatkan dari Kiaracondong, melintasi Cikudapateuh dengan kecepatan cukup tinggi, sebelum akhirnya tiba di Stasiun Bandung pada pukul 18:35. Keterlambatan mencapai 1 jam 32 menit dari jadwal pukul 17:03. Didapat informasi pula, lokpen CC 204 15 segera disambungkan dengan rangkaian Kereta Api Ekspres Malam Turangga. Alhasil, kereta tujuan akhri Surabaya yang sedianya berangkat pada pukul 19:00, ditunda pemberangkatannya selama 10 menit. Tiba di stasiun, kami langsung turun dari kereta dan bergegas naik taksi dan pulang ke rumah. Akhirnya, tiba juga di Kota Bandung tercinta, dan kembali disambut kemacetan lalu lintas khas Parijs van Java...
Overall, dalam perjalanan ini, hal yang sedikit mengecewakan adalah kondisi K1 0 67 14 yang buluk, dengan kursi yang agak keras. Mogoknya kereta menjadi pengalaman tersendiri bagi kami semua. Dan berikut Laporan Perjalanan Kereta Api (LAPKA) Lodaya Pagi Solo-Bandung yang telah saya susun...
Laporan Perjalanan Kereta Api
Nama Kereta: LODAYA PAGI
Nomor Kereta: 73
Waktu Keberangkatan: 08:30, 13-MAY-12
Stasiun Keberangkatan: SOLOBALAPAN (SLO)
Waktu Kedatangan: 18:35, 13-MAY-12
Stasiun Kedatangan: BANDUNG (BD)
Durasi Perjalanan: 10 jam 5 menit
Formasi Rangkaian: CC 204 03 – 3 K2 – MP2 0 65 06 – 5 K1 – B
Dipo Induk Lokomotif: Yogyakarta (YK)
Dipo Induk Rangkaian: Bandung (BD)
*Setelah ditambah lokpen
Formasi Rangkaian: CC 204 15 – CC 204 03 – 3 K2 – MP2 0 65 06 – 5 K1 – B
Dipo Induk Lokomotif (1): Bandung (BD)
Dipo Induk Lokomotif (2): Yogyakarta (YK)
Dipo Induk Rangkaian: Bandung (BD)
// 08:30 SOLOBALAPAN (SLO)
LS. 08:37 Purwosari (PWS)
LS. 08:42 Gawok (GW)
LS. 08:46 Delanggu (DL)
LS. 08:47 km ** DL, papasan KA 136/137 Sritanjung LPN-SGU-BW
LS. 08:50 Ceper (CE)
08:57-08:59 Klaten (KT)
LS. 09:05 Srowot (SWT)
LS. 09:09 Brambanan (BBN)
LS. 09:14 Maguwo (MGW)
LS. 09:18 km ** LPN, papasan KA 130/131 Logawa PWT-SGU-JR
LS. 09:19 Lempuyangan (LPN)
09:22-09:32 Yogyakarta (YK)
LS. 09:34 km ** YK, papasan KRD Prambanan Ekspres KTA-YK-SK
LS. 09:36 Patukan (PTN)
LS. 09:40 Rewulu (RWL)
LS. 09:46 Sentolo (STL)
LS. 09:50 Kalimenur (KLR) – nonaktif
09:56-09:59 Wates (WT)
LS. 10:06 Kedundang (KDG) – nonaktif
LS. 10:09 Wojo (WJ)
LS. 10:15 Jenar (JN)
(DAOP VI YK | DAOP V PWT)
10:26-10:28 Kutoarjo (KTA)
LS. 10:34 Butuh (BTH)
LS. 10:41 Prembun (PRB)
LS. 10:48 Kutowinangun (KWN)
LS. 10:51 Wonosari (WNS)
10:55-10:57 Kebumen (KM)
LS. 11:00 Soka (SOA)
LS. 11:03 Sruweng (SRW)
LS. 11:07 Karanganyar (KA)
11:14-11:17 Gombong (GB)
LS. 11:22 Ijo (IJ)
LS. 11:26 Tambak (TBK)
LS. 11:30 Sumpiuh (SPH)
LS. 11:33 Kemranjen (KJ)
11:39-11:43 Kroya (KYA)
11:50-11:58 Sikampuh (SKP), X KA 6 Argo Wilis BD-SGU
12:05-12:09 Maos (MA), X KA 121 Pasundan KAC-SGU dan KA Semen KRL-CNP (?)
LS. 12:19 Lebeng (LBG)
LS. 12:26 Jeruklegi (JRL)
12:35-12:39 Kawunganten (KWG), X KA 74 Lodaya Pagi BD-SLO
LS. 12:50 Gandrungmangun (GDM)
12:57-12:59 Sidareja (SDR)
LS. 13:09 Cipari (CPI)
LS. 13:18 Meluwung (MLW)
LS. 13:26 Langen (LN)
(DAOP V PWT | DAOP II BD)
13:34-13:42 Banjar (BJR)
LS. 13:48 Karangpucung (KNP)
LS. 13:56 Bojong (BJG)
LS. 14:05 Ciamis (CI)
LS. 14:19 Manonjaya (MNJ)
LS. 14:22 Awipari (AWP)
14:30-14:37 Tasikmalaya (TSM)
LS. 14:44 Indihiang (IH)
LS. 14:52 Rajapolah (RJP)
LS. 15:00 Ciawi (CAW), X KA 142 Ekspres Serayu JAKK-KYA
LS. 15:17 Cirahayu (CRA)
15:42-15:50 Cipeundeuy (CPD)
LS. 15:59 Bumiwaluya (BMW)
LS. 16:12 Warungbandrek (WB)
LS. 16:18 Cibatu (CB)
LS. 16:21 Leuwigoong
LS. 16:26 Karangsari (KRAI)
16:32-17:21 Leles (LL), X KA 90 Ekspres Malabar BD-ML sekaligus tunggu lokpen CC 204 15 dari Bandung
LS. 17:31 Lebakjero (LBJ), X KA 324 Lokal PWK-CB
17:41-17:46 Nagreg (NG), X KA 96 Ekspres Malam Mutiara Selatan BD-SGU
LS. 17:59 Cicalengka (CCL)
LS. 18:03 Haurpugur (HRP)
LS. 18:08 Rancaekek (RCK)
LS. 18:11 Cimekar (CMK)
LS. 18:15 Gedebage (GDB)
18:20-18:22 Kiaracondong (KAC), X KA 188 Patas BD-CCL
LS. 18:27 Cikudapateuh (CTH)
18:35 \\ BANDUNG (BD)
Dengan ini berakhirlah sudah laporan perjalanan saya menggunakan KA Lodaya Malam Bandung-Solo dan KA Lodaya Pagi Solo-Bandung pada tanggal 11 dan 13 Mei 2012. Mohon maaf untuk penundaan penyelesaian laporan sekian lamanya, sampai berjumpa di lain kesempatan!


HSD-nya habis? Atau, mesinnya rusak?