29-08-2014, 10:47 PM
(This post was last modified: 29-08-2014, 11:49 PM by forever.agus.)
(27-08-2014, 01:25 AM)dhika_railfans Wrote: ikut menyimak om..
gelar tikerr dulu.. monggo di lanjut..
Terima kasih mas atas kunjungannya. Kalo ada kritik saran monggo disampaikan

(27-08-2014, 04:36 AM)triez_RF Cirebon Wrote:(25-08-2014, 08:22 PM)forever.agus Wrote: Nah, selepas bertugas utk mengawal keberangkatan KA 134, KP kembali ke kereta 8. KP sempat memperhatikan penumpang di kereta 8. Kemudian entah mengapa, dia mendekati saya yang duduk sendirian, sibuk dengan gadget. Dia meminjam tiket saya. Saya perlihatkan. Dia mengeluarkan gadgetnya, dan membuka sebuah aplikasi. Dia lalu memfoto QR code tiket saya. Kalo rekan-rekan memiliki aplikasi LINE, atau BBM for Android (mungkin juga utk iOS), pasti familiar dengan QR Code ini. Dan Gotcha,, dalam aplikasi tsb keluar data penumpang seperti Nama Penumpang, Kereta yg dinaiki, nomor tempat duduk dsb.
Saya cukup takjub. Lalu menanyakan, apakah aplikasi tsb ada di Play Store? Ternyata aplikasi tsb untuk internal.KP tsb mengatakan mungkin di kemudian hari pemeriksaan tiket di atas KA menggunakan aplikasi tsb. Saya mengomentari bahwa akan sangat repot untuk memfoto ratusan tiket di atas KA, dan KP tersebut hanya nyengir saja. Sayangnya, saya tidak diperkenankan utk meminjam gadgetnya utk sekadar mengambil tampilan aplikasi tsb.
wah, canggih juga ini KP nya.
kira-kira umur Kp-nya berapa mas??
Beliau menyampaikan bahwa mulai bekerja di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sejak tahun 2005, sehingga prediksi usianya, sekitar 35 tahun.

Ok, saya lanjut lagi deh. Setelah sempat BLB utk berkunjung ke Pekanbaru.
KA 134 masuk Tegal jam 11.59. Berangkat kembali jam 12.04. Padahal Gapekanya (datang 11.46 - brkt 11.58). Berangkat dri Tegal sudah telat 6 menit dari jadwal seharusnya. Padahal berhentinya sdh dikorting dari seharusnya 12 menit menjadi 5 menit sajaa.
Tikungan selepas Tegal
[spoiler]
[/spoiler]Tak jauh dari seat saya, ada Bapak dan anak yang sangat mesra. Kenapa mesra? Karena Bpk tersebut tidak canggung bermain dengan anaknya. Tampak sekali rasa sayang Bpk tsb. Sebenarnya sempat Bpk tsb memfoto anaknya, sayangnya saya tidak dalam posisi stand by, sehingga saya melewatkan momen tsb. Ini momen lainnya. Anaknya tau aja kalo mau difoto
Sayang anak sayang anak
[spoiler]
[/spoiler]Pada pukul 12.29 KA 134 mendarat di Sta Pemalang. Kemudian berangkat lagi 12.31 (telat 10 menit dari Gapeka, 12.21). Berhenti sesuai jadwal, hanya 2 menit. Tampak bahwa KA 134 mengalami keterlambatan selama 4 menit di petak Tegal - Pemalang, karena saat berangkat di Tegal sudah telat 6 menit, tapi tiba di Pemalang menjadi telat 10 menit.
Di Pemalang, tampak KA Kamandaka telah standby di jalur ....
Kamandaka
[spoiler]
[/spoiler]Mengingat waktu telah memasuki tengah hari, perut saya pun mulai bergejolak. Saya pun bergegas ke Restorasi / kereta makan. Tidak pesan makanan berat sih, karena ibu saya telah membawakan makanan yang telah saya habiskan sekitar jam 10. Branch lah (breakfast+lunch). Saya hanya membeli jus jambu merah dan makanan ringan saja.
Minum, segarrr
[spoiler]
[/spoiler]Tak lupa saya foto daftar harga - tagihan pembelian saya. Lumayan, sebagai panduan utk rekan-rekan RF kalo mau jajan di atas KA 134.
Daftar Harga
[spoiler]
[/spoiler]Sekian dulu utk hari ini. Saya istirahat dulu. Badan lumayan capek, dan Insya Allah besok mau ikut Cilok Ver. 3.0.
See you tomorrow



KP tsb mengatakan mungkin di kemudian hari pemeriksaan tiket di atas KA menggunakan aplikasi tsb. Saya mengomentari bahwa akan sangat repot untuk memfoto ratusan tiket di atas KA, dan KP tersebut hanya nyengir saja. Sayangnya, saya tidak diperkenankan utk meminjam gadgetnya utk sekadar mengambil tampilan aplikasi tsb. 