10-02-2015, 11:10 AM
(17-11-2011, 01:25 PM)ady_mcady Wrote:(14-11-2011, 01:43 AM)van Baso Wrote: sumber energi yang paling melimpah adalah Matahari, andai saja solar panel yang ada sekarang kemampuannya dapat ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan listrik yg cukup besar, mungkin sumber energi yang selama ini hanya dipakai untuk jemur baju dan jemur badan bisa lebih bermanfaat khususnya untuk pembangkit listrik dan ..... (selanjutnya udah pada tau lah pasti hubungannya dengan KA)
pakai solar cell? kurang besar dayanya. lagipula sangat mahal.
[spoiler=mahalnya solar panel]
saat ini solar panel terbaik memiliki efisiensi sekitar 21% saja. artinya, jika radiasi surya disuatu tempat sekitar 1000 Watt/m2, hanya 210 W saja yang dapat disadap menjadi listrik. itu adalah angka ideal di dalam laboratorium2 riset. prakteknya, dipasaran solar panel seluas 1 m2 rata2 punya daya maksimal sekitar 100-160 WP saja.
bayangkan solar panel digunakan untuk menggerakkan lok cc 201 yang ber daya 2000 HP (sekitar 1500 kW), maka memerlukan solar panel terbaik kira2 seluas 1500 kW / 150 W/m2 = 10.000 m2 atau seluas 1,3 kali lapangan bola. atau kalau mau dipasang di sisi kiri-kanan rel dengan lebar panel tiap sisi rel sekitar 5m, diperlukan panel sepanjang 1 km.
untuk daya 100 WP, diindonesia harga pasarannya kira2 sekitar Rp. 3 jutaan dengan masa pakai rata2 25 tahun. maka daya sebesar 1500 kW (1 lok cc) memerlukan investasi solar panel sebesar Rp. 45 milyar.
sudah bisa dapat 2 lok cc terbaru.
[/spoiler]
Kalau pakai kincir angin yang dipasang di kanan kiri rel dengan photo voltaic mahalan mana ya ?
atau kayak kapal induk amerika, pakai bahan bakar nuklir ? Jadi KA berbahan bakar nuklir (yang sebetulnya nuklirnya hanya untuk manasin air sih)


