22-01-2017, 08:43 PM
(This post was last modified: 22-01-2017, 08:43 PM by Dana Komuter.)
Sebelumnya mohon ma'af di tengah sepinya postingan forum kita ini, aku ingin sekali buat judul thread baru yang kebetulan mengangkat pemberitaan musibah KA sesual forumnya, yaitu PLH dan Peristiwa Luar Biasa. Secara kebetulan di negerinya Inspektur Vijay ini kerapkali terjadi pemberitaan musibah yang sulit terhitung dg jari....
Dengan itu aku memulai pemberitaannya, antara lain :
Kereta Terguling di India Tenggara, 23 Orang Tewas
Otoritas perusahaan kereta api dan pemerintah lokal meluncurkan operasi penyelamatan. Kereta tambahan juga dikirim ke lokasi untuk mengevakuasi korban selamat. Mishra mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab tergulingnya kereta.
Kereta tersebut bertolak dari kota Jag-dalpur menuju 1 Bhubaneswar ibukota dari Odisha dan terguling di tengah perjalanan. Lokasi kejadian sekitar 160 kilometer dari kota Visakhapatnam. Insiden terjadi sekitar 2 bulan setelah 146 orang tewas saat sebuah kereta terguling di Kanpur, India utara. Bulan lalu, 2 orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat satu kereta juga terguling di Kanpur.
Jaringan kereta api masih merupakan moda transportasi jarak jauh utama di India. Namun karena buruknya kondisi infrastruktur dan pengelolaan, kecelakaan kerap terjadi dari waktu ke waktu. Pada 2014, sebuah kereta ekspres menabrak sebuah kereta barang yang dalam keadaan diam di Uttar Pradesh, menewaskan sedikitnya 26 orang. Laporan pemerintah India pada 2012 menyebut hampir 15ribu orang tewas tiap tahunnya di jalur kereta api. India mendeskripsikan kematian tersebut sebagai "pembantaian" tahunan.
Dengan itu aku memulai pemberitaannya, antara lain :
Kereta Terguling di India Tenggara, 23 Orang Tewas
Willy Haryono • Minggu, 22 Jan 2017 13:25 WIB
Metrotvnews.com, Andhra Pradesh: Sedikitnya 23 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka setelah sebuah kereta ekspres terguling di India bagian tenggara, Sabtu 21 Januari. 7 gerbong dan lokomotif kereta Jagdalpur-Bhubaneswar terguling sekitar pukul 11.00 malam waktu setempat dekat stasiun Kuneru di Vizianagram, Andhra Pradesh. "13 orang dikonfirmasi meninggal dunia dan sejumlah lainnya terluka,"ucap J. P. Mishra, juru bicara East Coast Railways kepada AFP, Minggu (22/1/2017). "Korban luka sudah dievakuasi ke dua rumah sakit terdekat,"sambung dia.Otoritas perusahaan kereta api dan pemerintah lokal meluncurkan operasi penyelamatan. Kereta tambahan juga dikirim ke lokasi untuk mengevakuasi korban selamat. Mishra mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab tergulingnya kereta.
Kereta tersebut bertolak dari kota Jag-dalpur menuju 1 Bhubaneswar ibukota dari Odisha dan terguling di tengah perjalanan. Lokasi kejadian sekitar 160 kilometer dari kota Visakhapatnam. Insiden terjadi sekitar 2 bulan setelah 146 orang tewas saat sebuah kereta terguling di Kanpur, India utara. Bulan lalu, 2 orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat satu kereta juga terguling di Kanpur.
Jaringan kereta api masih merupakan moda transportasi jarak jauh utama di India. Namun karena buruknya kondisi infrastruktur dan pengelolaan, kecelakaan kerap terjadi dari waktu ke waktu. Pada 2014, sebuah kereta ekspres menabrak sebuah kereta barang yang dalam keadaan diam di Uttar Pradesh, menewaskan sedikitnya 26 orang. Laporan pemerintah India pada 2012 menyebut hampir 15ribu orang tewas tiap tahunnya di jalur kereta api. India mendeskripsikan kematian tersebut sebagai "pembantaian" tahunan.
Perdana Menteri Narendra Modi bertekad menginvestasikan USD 137miliar dalam 5 tahun untuk memodernisasi jaringan kereta api negara dengan membuatnya lebih aman, cepat dan efisien.
(WIL)
Sumber :(WIL)

