14-06-2009, 02:32 AM
> Ada wacana dari Dephub, yaitu untuk membuat kereta ringan untuk melayani
> Solo-Wonogiri. Konsepnya seperti railbus yang di Palembang.au cuma sekitar 9 ton. Jadi
> ini merupakan tantangan bagi Inka untuk membuat kereta ringan tapi kuat di
> tanjakan.
Kalau kita lihat dari DIPA 2009 Ditjen Perkeretaapian, tahun ini
terdapat beberapa studi yang terkait dengan upaya
menghidupkan/mengembangkan jalur mati/cabang.
Dari info yang diperoleh, studi yang dilaksanakan tahun ini (2009)
sebagian besar sifatnya sudah sangat mendesak (top priority), alias
akan segera dilaksanakan pekerjaan konstruksinya.
Mudah-mudahan studi-studi ini dapat segera terealisasi.
Studi-studi di sub sektor perkeretaapian (www.dephub.go.id) :
1. Studi AMDAL Depo Cipinang
2. STD Geometri Track lintas Sukabumi – Padalarang Tahap II
3. STD BH.19 km 9+720; BH.10 km 1+577 dan BH.3 km 1+322 lintas
Semarang-Gambringan
4. STD Terowongan Lampegan lintas Sukabumi - Padalarang
5. DED Pemb. Jalan KA Tuban - Babat
6. Pradesain Pemb. Shortcut Solok - Padang
7. Detail Design KA NAD (IV)
8. DED Pemb. Jalan KA Rejosari - Tarahan
9. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Bogor - Rangkasbitung
10. Studi Kelayakan Pembangunan Shorcut Jalan KA Lebeng - Kalisabuk
11. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Lintas Cirebon - Kadipaten -
Tanjungsari
12. Studi Pengembangan Jalur KA Lintas Solo - Wonogiri
13. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Yogya - Magelang
14. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Purwokerto - Wonosobo
15. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Rangkasbitung - Labuan
16. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA di Pulau Madura
17. Penyusunan Masterplan Perkeretaapian di Pulau Batam
18. Studi Pengembangan Fasilitas Perpindahan Antar Moda di Stasiun
Kereta Api (Intermoda)
> Solo-Wonogiri. Konsepnya seperti railbus yang di Palembang.au cuma sekitar 9 ton. Jadi
> ini merupakan tantangan bagi Inka untuk membuat kereta ringan tapi kuat di
> tanjakan.
Kalau kita lihat dari DIPA 2009 Ditjen Perkeretaapian, tahun ini
terdapat beberapa studi yang terkait dengan upaya
menghidupkan/mengembangkan jalur mati/cabang.
Dari info yang diperoleh, studi yang dilaksanakan tahun ini (2009)
sebagian besar sifatnya sudah sangat mendesak (top priority), alias
akan segera dilaksanakan pekerjaan konstruksinya.
Mudah-mudahan studi-studi ini dapat segera terealisasi.
Studi-studi di sub sektor perkeretaapian (www.dephub.go.id) :
1. Studi AMDAL Depo Cipinang
2. STD Geometri Track lintas Sukabumi – Padalarang Tahap II
3. STD BH.19 km 9+720; BH.10 km 1+577 dan BH.3 km 1+322 lintas
Semarang-Gambringan
4. STD Terowongan Lampegan lintas Sukabumi - Padalarang
5. DED Pemb. Jalan KA Tuban - Babat
6. Pradesain Pemb. Shortcut Solok - Padang
7. Detail Design KA NAD (IV)
8. DED Pemb. Jalan KA Rejosari - Tarahan
9. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Bogor - Rangkasbitung
10. Studi Kelayakan Pembangunan Shorcut Jalan KA Lebeng - Kalisabuk
11. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Lintas Cirebon - Kadipaten -
Tanjungsari
12. Studi Pengembangan Jalur KA Lintas Solo - Wonogiri
13. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Yogya - Magelang
14. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Purwokerto - Wonosobo
15. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Rangkasbitung - Labuan
16. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA di Pulau Madura
17. Penyusunan Masterplan Perkeretaapian di Pulau Batam
18. Studi Pengembangan Fasilitas Perpindahan Antar Moda di Stasiun
Kereta Api (Intermoda)
Bekerja untuk kebaikan orang lain adalah ibadah yang amat mulia - Ignasius Jonan
