18-08-2009, 11:23 AM
(18-08-2009, 09:59 AM)artja Wrote: Saya mau ikut menambahkan beberapa hal yang saya ketahui.
Saya juga sudah mencoba menelusuri bekas jalurnya, meskipun tidak jauh, hanya sampai radius 2 km dari stasiun RU. Persis di dekat stasiun RU memang tidak ada bekasnya, karena sudah digunakan sebagai perumahan mewah. Tapi saya masih bisa menemukan bekas rel pada jarak sekitar 500 m dari stasiun RU. Rel tersebut sudah jadi pagar pembatas pekarangan rumah:
saat menelusuri jalan yang menurut keterangan penduduk, "Dulu relnya lewat di marih...," saya mendapatkan kesan kuat bahwa daerah tersebut memang dulunya ada jalur rel kereta api. Ini bisa dilihat dari lengkungan jalannya yang sangat khas kurva rel kereta api:
Disitu dulu waktu saya ke situ masih utuh relnya berikut bantalannya, ternyata sekarang udah jadi jalan orang.
![[Image: 5147433576_a332603046.jpg]](http://farm5.staticflickr.com/4049/5147433576_a332603046.jpg)
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi

![[Image: show.php?photo=20090818093721_DSC_5576a_...1765a4.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090818093721_DSC_5576a_4a8a13e1765a4.jpg)
![[Image: show.php?photo=20090818093721_DSC_5584_4...18c626.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090818093721_DSC_5584_4a8a13e18c626.jpg)