28-09-2009, 02:03 PM
Berita terbaru hari ini (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...an.Kembali)
Lintas Kedu-Banyumas
28 September 2009
Jalur KA Magelang-Yogyakarta Akan Dihidupkan Kembali
MAGELANG - Jalur kereta api (KA) Magelang-Yogyakarta rencananya dihidupkan kembali. Departemen Perhubungan akan melakukan kajian tentang itu, yang memakan waktu sekitar satu tahun.
Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan, Ir Jusman Syafeii Djamal, saat meninjau arus balik Lebaran di Terminal Tidar, Kota Magelang, Minggu sore (27/1).
Kepada Wali Kota H Fahriyanto dan forum pimpinan daerah yang mendampinginya, Menhub mengatakan, rencana menghidupkan jalur KA Magelang-Yogyakarta juga permintaan Presiden SBY. â€ÂPresiden mempunyai kenangan saat menjadi taruna Akmil. Tetapi tujuan utamanya untuk masyarakat, serta mengurangi beban jalan raya yang makin padat.â€Â
Dia mengakui, untuk rencana tersebut banyak kendalanya. Antara lain relnya sudah dipenuhi bangunan. Juga stasiun KA Muntilan sudah menjadi terminal bus. ëÃÂDirjen Perkeretaapian akan mengkajinya,ÃÂàjelasnya.
Selain jalur KA Magelang-Yogyakarta, juga akan dikaji jalur Ambarawa-Yogyakarta. Dari keduanya, mana yang lebih mungkin untuk dihidupkan. Rencana itu terkait dengan program revitalisasi perkeretaapian. Program itu meliputi modernisasi lalu lintas KA. Misalnya, bantalan yang semula dari kayu diganti bantalan beton.
Kemudian sinyalnya diperbaiki, demikian pula sarana pendukung lainnya. Terkait itu, maka seluruh rangkaian lintasan kereta api yang sudah lama tidak dimanfaatkan akan dievaluasi atau dihidupkan lagi.
â€ÂJalur KA yang sudah dihidupkan lagi adalah Sukabumi-Bogor, Sukabumi-Bandung, serta Lhokseumawe-Aceh,†terangnya.
Dana APBN
Yang jelas, lanjut Menhub, penghidupan kembali jalur KA untuk mengurangi beban jalan raya. Kemacetan jalan raya bisa berkurang, juga untuk angkutan barang dan sebagainya. â€ÂOrang naik sepeda motor diharapkan nantinya cukup di dalam kota. Untuk luar kota, naik KA, apalagi kita tiket KA lebih murah. Jadi sebagian beban jalan raya dipindahkan ke KA,†ujarnya.
Biaya untuk melakukan pengkajian maupun menghidupkan kembali jalur KA, dibebankan dana APBN. â€ÂDari kajian itu, akan diketahui, bisa atau tidak jalur KA Magelang-Yogyakarta dihidupkan lagi. Hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden SBY.â€Â
Ditanya soal arus mudik Lebaran, Menhub menjelaskan, beberapa bus telah ditindak karena melakukan pelanggaran. â€ÂKalau tadi saya lihat laporan, paling tinggi di Pulau Gadung. Yaitu 97 bus dari 41 perusahaan otobus (PO) menaikkan tarif di atas ketentuan. Sanksinya akan dilihat dari jenis pelanggarannya,†tegasnya.
Dia menambahkan, bus angkutan Lebaran sudah diperiksa ketat di terminal, dan dinyatakan laik jalan. Hanya satu bus yang ke luar dari Terminal Bogor, ternyata remnya blong. (P60-24)
Lintas Kedu-Banyumas
28 September 2009
Jalur KA Magelang-Yogyakarta Akan Dihidupkan Kembali
MAGELANG - Jalur kereta api (KA) Magelang-Yogyakarta rencananya dihidupkan kembali. Departemen Perhubungan akan melakukan kajian tentang itu, yang memakan waktu sekitar satu tahun.
Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan, Ir Jusman Syafeii Djamal, saat meninjau arus balik Lebaran di Terminal Tidar, Kota Magelang, Minggu sore (27/1).
Kepada Wali Kota H Fahriyanto dan forum pimpinan daerah yang mendampinginya, Menhub mengatakan, rencana menghidupkan jalur KA Magelang-Yogyakarta juga permintaan Presiden SBY. â€ÂPresiden mempunyai kenangan saat menjadi taruna Akmil. Tetapi tujuan utamanya untuk masyarakat, serta mengurangi beban jalan raya yang makin padat.â€Â
Dia mengakui, untuk rencana tersebut banyak kendalanya. Antara lain relnya sudah dipenuhi bangunan. Juga stasiun KA Muntilan sudah menjadi terminal bus. ëÃÂDirjen Perkeretaapian akan mengkajinya,ÃÂàjelasnya.
Selain jalur KA Magelang-Yogyakarta, juga akan dikaji jalur Ambarawa-Yogyakarta. Dari keduanya, mana yang lebih mungkin untuk dihidupkan. Rencana itu terkait dengan program revitalisasi perkeretaapian. Program itu meliputi modernisasi lalu lintas KA. Misalnya, bantalan yang semula dari kayu diganti bantalan beton.
Kemudian sinyalnya diperbaiki, demikian pula sarana pendukung lainnya. Terkait itu, maka seluruh rangkaian lintasan kereta api yang sudah lama tidak dimanfaatkan akan dievaluasi atau dihidupkan lagi.
â€ÂJalur KA yang sudah dihidupkan lagi adalah Sukabumi-Bogor, Sukabumi-Bandung, serta Lhokseumawe-Aceh,†terangnya.
Dana APBN
Yang jelas, lanjut Menhub, penghidupan kembali jalur KA untuk mengurangi beban jalan raya. Kemacetan jalan raya bisa berkurang, juga untuk angkutan barang dan sebagainya. â€ÂOrang naik sepeda motor diharapkan nantinya cukup di dalam kota. Untuk luar kota, naik KA, apalagi kita tiket KA lebih murah. Jadi sebagian beban jalan raya dipindahkan ke KA,†ujarnya.
Biaya untuk melakukan pengkajian maupun menghidupkan kembali jalur KA, dibebankan dana APBN. â€ÂDari kajian itu, akan diketahui, bisa atau tidak jalur KA Magelang-Yogyakarta dihidupkan lagi. Hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden SBY.â€Â
Ditanya soal arus mudik Lebaran, Menhub menjelaskan, beberapa bus telah ditindak karena melakukan pelanggaran. â€ÂKalau tadi saya lihat laporan, paling tinggi di Pulau Gadung. Yaitu 97 bus dari 41 perusahaan otobus (PO) menaikkan tarif di atas ketentuan. Sanksinya akan dilihat dari jenis pelanggarannya,†tegasnya.
Dia menambahkan, bus angkutan Lebaran sudah diperiksa ketat di terminal, dan dinyatakan laik jalan. Hanya satu bus yang ke luar dari Terminal Bogor, ternyata remnya blong. (P60-24)
Naik kereta api tut...tut...tut...
Siapa hendak turut
Ke Bandung, Surabaya
Janganlah naik dengan percuma
Siapa hendak turut
Ke Bandung, Surabaya
Janganlah naik dengan percuma
