30-09-2009, 10:14 PM
Wah, ternyata banyak hal-hal yang istimewa dari perkeretaapian indonesia ya, sampai ada lokomotif pembangkit, tapi, bukankah listrik yang dihasilkan generator utama lokomotif untuk motor traksi saja? Bisa-bisa nanti si lokomotif CC 201 38 ini bisa kekurangan daya listrik, nanti bisa mogok, jadi sekarang socket listriknya di amputasi. Memang... bisa saja ada lokomotif pembangkit, namun lokomotif itu punya listrik surplus? Yang cukup memenuhi kebutuhan listrik untuk seluruh rangkaian kereta api, terutama kelas eksekutif yang rakus terhadap listrik? Atau lokomotif itu punya generator tersendiri untuk menghasilkan listrik untuk rangkaian kereta api? Sepertinya mungkin di Amerika Serikat ada lokomotif pembangkit, namun dipakai untuk kereta api jarak jauh, misalnya lokomotif kelas F7 yang disusun A-B-B-A (A untuk lokomotif berkabin, sedangkan B tidak mempunyai kabin) menarik kereta api 'Super Chief' mungkin dipakai sebagai lokomotif pembangkit. Kan ada 4 lokomotif yang dirangkai jadi satu. Kita bisa mengusulkan PT. Kereta Api, membeli/memproduksi lokomotif khusus penarik KA jarak jauh dan pembangkit. Lokomotif ini sangat ideal bila dirangkaikan dengan rangkaian KA Ekonomi seperti GBMS, Tawang Jaya, Matarmaja, Kahuripan, Kertajaya, dll... sehingga Kereta Api bisa berjalan lebih efektif dan efisien.
