04-11-2009, 10:32 PM
Saya ada picnya tapi ga tau gimana cara masukin ke 
Menurut keterangan saksi yaitu PJL 52 saat kejadian ada 2 kereta yang melintas dari arah timur satu lewat sepur raya dan satu lewat sepur tunggal. Sehingga pandangan PJL terhalang, mungkin supir mikrolet terlalu menyepelekan tanpa melihat dari arah barat (jatinegara) ia memajukan mobilnya melewati pintu lintasan. Naas ternyata dari arah barat meluncur dengan kecepatan tinggi KRL bekek 318 tujuan bekasi sehingga tabrakan tidak terelakan lagi. Akibat benturan kendaraan M02 mengalami kerusakan parah roda belakangnya lepas kedua-duanya dan body depan ringsek, suara rintihan dua penumpangnya yang kedua-duanya wanita terdengar lirih, tidak beberapa lama warga segera dapat mengeluarkan kedua wanita penumpang tersebut, sedang sang supir masih terjepit body mikrolet. Setelah satu jam setelah kejadian sang supir dapat di keluarkan dari kendaraanya yang sudah tak berbentuk. Namun sayang dalam perjalanan menuju RS UKI nyawa sang supir tidak dapat di selamatkan. Sedang nasib yang dialami krl bekek 318 juga tragis, tangga untuk naik penumpang lepas 4 buah, setelah BLB di stasiun Cipinang ketika KRL ini melanjutkan perjalanan kembali, berdasarkan informasi teman saya PPKA Klender ,KRL ini mogok di sinyal masuk Klender, setelah di perbaiki masinisnya selang satu jam kemudian KRL ini melanjutkan kembali ke Bekasi. Akibat peristiwa ini KA yang berangkat dari Jatinegara harus antre menggunakan sepur tunggal dan berjalan sepur salah sampai klender. Sedang dari barat normal namun di TKP berjalan 5KM.
Pesan saya " Ingat palang pintu lintasan bukan hanya hiasan semata tetapi juga yang mekindungi nyawa kita Waspadalah...Waspadalah"

Menurut keterangan saksi yaitu PJL 52 saat kejadian ada 2 kereta yang melintas dari arah timur satu lewat sepur raya dan satu lewat sepur tunggal. Sehingga pandangan PJL terhalang, mungkin supir mikrolet terlalu menyepelekan tanpa melihat dari arah barat (jatinegara) ia memajukan mobilnya melewati pintu lintasan. Naas ternyata dari arah barat meluncur dengan kecepatan tinggi KRL bekek 318 tujuan bekasi sehingga tabrakan tidak terelakan lagi. Akibat benturan kendaraan M02 mengalami kerusakan parah roda belakangnya lepas kedua-duanya dan body depan ringsek, suara rintihan dua penumpangnya yang kedua-duanya wanita terdengar lirih, tidak beberapa lama warga segera dapat mengeluarkan kedua wanita penumpang tersebut, sedang sang supir masih terjepit body mikrolet. Setelah satu jam setelah kejadian sang supir dapat di keluarkan dari kendaraanya yang sudah tak berbentuk. Namun sayang dalam perjalanan menuju RS UKI nyawa sang supir tidak dapat di selamatkan. Sedang nasib yang dialami krl bekek 318 juga tragis, tangga untuk naik penumpang lepas 4 buah, setelah BLB di stasiun Cipinang ketika KRL ini melanjutkan perjalanan kembali, berdasarkan informasi teman saya PPKA Klender ,KRL ini mogok di sinyal masuk Klender, setelah di perbaiki masinisnya selang satu jam kemudian KRL ini melanjutkan kembali ke Bekasi. Akibat peristiwa ini KA yang berangkat dari Jatinegara harus antre menggunakan sepur tunggal dan berjalan sepur salah sampai klender. Sedang dari barat normal namun di TKP berjalan 5KM.
Pesan saya " Ingat palang pintu lintasan bukan hanya hiasan semata tetapi juga yang mekindungi nyawa kita Waspadalah...Waspadalah"
