Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Beda Kelas satu Rangkaian
kedepan nya semua kereta akan akan beda kelas dalam satu rangkaian kaya standar luar negeri
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
Hehe sudah kuduga pasti threadnya dijadi satu sama pendahulunya...

Iya, aku lanjutin deh dari trakhir aku ngepost...
Gini... rangkaian KA memang dibedain menurut klasnya. Tapi kalau standar internasional khan ada klas 1, klas 2 dan klas 3. Di jaman kompeni Belanda kita mengenal klas 1 - 3 di mana masing2 spt yg sudah aku utarain itu. Tapi, sesuai perkembangan, kini umat manusia Indonesia dalam hal ini pr pejabat negeri ini enggan menggunakan kata "klas 1" s/d "klas 3" lagi melainkan "klas Eksekutif" s/d "klas Ekonomi". Malahan kini ada namanya "Ekonomi AC". Sungguh disayangkan menurut aku pribadi.

Aku tetep sih mengharapkan masing2 klas memiliki tinggkatannya. Yah itu dia... "Klas 1" ada Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi yang tentu semuanya ber-AC. Sedangkan, "Klas 2" itu AC-nya spt di Bogowonto. Jadi aku malahan lebih setuju Bogowonto itu bukan Ekonomi AC, tapi Klas 2. Trus "Klas 3" yah ada Klas Kambing, Klas Rujak, Klas Langsam, dll pokoknya yg unik yg berbau masyarakat klas menengah ke bawah.

Tapi aku tetep mengharapkan seperti apa yang diharapkan mas dedy_vh di mana kelak disamakan dg yg ada di LN.

Reply
Saya juga cukup setuju dengan usulan seperti ini...

Soal penomoran KA, memang agak membingungkan. Tapi saya coba share pengalaman di Rumania...

Di sana, ada 4 kelas kereta, yaitu InterCity, Rapid, Accelerat dan Personal. Tetapi, di setiap KA tersebut ada "K1" dan "K2"-nya masing-masing, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

InterCity

K1 --> AC, reclining seat, TV
K2 --> AC, non-reclining seat, TV atau non-TV

Rapid --> versi murahnya InterCity, fasilitas sama, harga lebih murah

Accelerat

K1 --> setara K2 InterCity dan Rapid
K2 --> umumnya K2 di Indonesia

Personal

K1 --> sedikit dibawah K2 Accelerat (kira-kira K3 Plus di Indonesia)
K2 --> setara K3 di Indonesia

Pengaturan nomor KA, tetap berlaku "mahal = cepat", jadi yang embel-embel IC lebih diprioritaskan daripada embel-embel R, A, dan P...

Tapi, di tiap rangkaian, Anda bisa milih, mau naik KA ber-AC tapi budget tidak berlebihan, atau tetep mau naik KA non-AC tapi dengan fasilitas yang mendekati KA ber-AC...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
hmmm.. ini jg udh ckup ko. klo memang ingin ada yg dimksudkan ya minimal dalam peningktan SPM. sy cenderung inginnya ada k2 ac spt yg diutaraka d'trainer diatas. mengenai penggabungan dalam 1 kelas, bisa di kelas argo. seperti dulu ada exa dan kz.. klo untuk jarak menengah enakan k1 argo dgn k1 tanpa tv/spt lodaya. misalnya untuk gopar,jati, amur dan sindoro. untuk jarak jauh dan waktu tempuh agak lama pake gerbong tidur lebih nyaman tentunya digabung dengan k1 nya..
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Reply
Sayang sekali berharap ada K2 AC dan gerbong tidur?
sepertinya masih ngimpi disiang bolong
coba kita liat kenyataannya, kereta makin lama makin mahal
dengan alasan operasional.
lah kalau operasional yang saat ini blm bisa mencukupi (bahkan semakin turun pelayanannya)
gmana mau buat yang lebih tinggi? tentu akan lebih mahal lagi
kalau mahal justru penumpang bisa beralih Sad

Soal K1 ada tv atau ga tergantung kelas
kalau Argo dan Satwa harusnya ada TVnya
sedangkan Exa (Eksbis) itu tanpa tv
kalau ada Argo dan Satwa tanpa tv? namanya penurunan pelayanan
diperbolehkan komplain Ngikik

Kalau sperti kata Kang D trainer, mgkn kalau dijalankan di Indonesia masih ribet
kenapa? ya tw lah selama kereta api masih jadi tempat politik bisnis monopoli
ya hal2 di atas mgkn cm mimpi Sad
Bahkan mau buat kereta cepatpun mimpi juga...yang ada makin lama makin lamban Sad
tanya kenapa?

Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
(16-03-2011, 05:52 PM)gilang pratama Wrote: hmmm.. ini jg udh ckup ko. klo memang ingin ada yg dimksudkan ya minimal dalam peningktan SPM. sy cenderung inginnya ada k2 ac spt yg diutaraka d'trainer diatas. mengenai penggabungan dalam 1 kelas, bisa di kelas argo. seperti dulu ada exa dan kz.. klo untuk jarak menengah enakan k1 argo dgn k1 tanpa tv/spt lodaya. misalnya untuk gopar,jati, amur dan sindoro. untuk jarak jauh dan waktu tempuh agak lama pake gerbong tidur lebih nyaman tentunya digabung dengan k1 nya..

menanggapi kata yang di cetak tebal
iya namun standar pelayanan di luar negeri itu tidak mengenal kelas 2 yang ada kelas eksekutif dan kelas ekonomi kaya sistem di pesawat !

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)