(04-05-2013, 01:11 PM)Defri friandi Wrote: Ane mau tanya nih. Cara nge-gas loko itu gimana ya? Apakah setelah tuas throttle digeser nge-gas otomatis atau ada pedal seperti mobil??
"Gas"-nya ya throttle itu, throttle fungsinya untuk ngendaliin power loko.
(04-05-2013, 01:45 PM)Defri friandi Wrote: Bedanya notch 0 sama N di tuas throttle itu apa ya?
Apa kalo masuk notch 0 juga ngegas?
Lha saya malah baru tahu kalau ada notch N... :O
(29-01-2013, 02:06 PM)dedy vh Wrote: kebatulan saya pernah DR dalam ka turangga dari sgu ke bd dan saya perhatikan di daerah pegunungan di tasik hingga nagrek mass saya perhatikan selalu mengeser geser kekiri dan ke kanan berulang ulang handel trotel dan medan saya lihat sedang dalam tanjakan terjal itu sebenarnya sedang apa ya ?
kalau dalam analogi saya kan mending aja di kuatin gasnya atau di geser menuju ke tekanan yang lebih kuat. namun yang saya liat malah geser kiri lalu kanan lalu kiri di rentang angka angka pertengahan.
Itu mungkin karena menghindari overload.
Selain batas power, motor traksi loko DE juga punya batas arus maksimum.
Pas kereta nanjak, pastinya kecepatan turun, RPM motor traksi juga turun. Karena powernya konstan, turunnya RPM motor traksi biasanya menyebabkan arus yang lewat motor naik, nah, untuk membatasi arus, powernya berarti harus diturunin.
Batasan power dan arus motor traksi itu gak statis, jadi ada batasan power dan arus maksimum yang boleh diberikan terus menerus, ada juga batasan power dan arus maksimum yang boleh diberikan sesaat saja (beberapa menit), jadi motor traksi boleh di-"overload" sebentar, gak boleh lama-lama. Mungkin ini alasannya throttle dinaik-turunin, naik sebentar untuk menamba power (walau overload), lalu turun untuk ndinginin motor.
CMIIW